<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hukum &#8211; LensaTenggara.com</title>
	<atom:link href="https://www.lensatenggara.com/category/hukum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.lensatenggara.com</link>
	<description>Media Online Sulawesi Tenggara (Sultra)</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Oct 2026 15:44:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.lensatenggara.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_lensatenggara-1-32x32.webp</url>
	<title>Hukum &#8211; LensaTenggara.com</title>
	<link>https://www.lensatenggara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Toko DC Modis Fashion Kendari Dibobol Saat Subuh, Pintu Dirusak</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/toko-dc-modis-fashion-kendari-dibobol-saat-subuh-pintu-dirusak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2026 15:44:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5811</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Toko DC Modis Fashion Kendari yang berlokasi di Jalan Wayong II, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi sasaran pencurian pada Selasa (21/10/2026) dini hari. Pelaku diduga kembali mendatangi toko untuk kedua kalinya dalam rentang waktu sekitar 30 menit dan membawa kabur sejumlah barang dagangan serta perlengkapan memancing dengan total kerugian ditaksir hampir Rp30 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>LENSATENGGARA.COM, KENDARI </strong>– Toko DC Modis Fashion <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/kendari">Kendari </a>yang berlokasi di Jalan Wayong II, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menjadi sasaran pencurian pada Selasa (21/10/2026) dini hari. Pelaku diduga kembali mendatangi toko untuk kedua kalinya dalam rentang waktu sekitar 30 menit dan membawa kabur sejumlah barang dagangan serta perlengkapan memancing dengan total kerugian ditaksir hampir Rp30 juta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aksi tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV toko. Berdasarkan rekaman yang dimiliki korban, pelaku datang menggunakan sepeda motor sekitar pukul 04.37 WITA. Ia kemudian berusaha merusak pintu toko hingga berhasil membukanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah masuk, pelaku mencabut kamera CCTV yang terpasang di bagian depan toko. Namun, aktivitasnya di dalam bangunan turut terekam kamera pengawas lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini dia kasih rusak pintu baru dia masuk mi ambil barang-barang,&#8221; ujar korban.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada aksi pertama yang terlihat dalam rekaman sekitar pukul 04.41 WITA, pelaku membawa satu kotak besar merek MEHO berisi perlengkapan memancing milik suami pemilik toko. Peralatan tersebut di antaranya bermerek SARAGOSA, SIMANO TWIN POWER, dan DAIWA SALATIGA.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain perlengkapan memancing, pelaku juga mengambil sejumlah barang dagangan, mulai dari celana, tas, sandal hingga aksesori.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaku kemudian kembali ke toko sekitar pukul 05.04 WITA. Kali ini, ia membawa karung berukuran besar untuk mengangkut barang. Rekaman CCTV di bagian dalam toko memperlihatkan pelaku mengambil stok pakaian dan memasukkannya ke dalam karung tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cici, pemilik DC Modis Fashion, mengatakan kerugian terbesar berasal dari perlengkapan memancing milik suaminya yang ikut dibawa pelaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pertama yang dia curi itu 1 box alat pancingnya suamiku, sama pakaian celana tas-tas dan sandal-sandal sama aksesoris. Kerugianku hampir 30 juta beb karena yang paling mahal dia curi itu alat pancingnya suamiku ada 20 juta lebih harganya,&#8221; ungkap Cici, pemilik DC Modis Fashion.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibat kejadian itu, korban memperkirakan total kerugian mencapai hampir Rp30 juta. Barang yang hilang meliputi perlengkapan memancing, pakaian, tas, sandal, dan aksesori yang dijual di toko tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Korban telah mengamankan empat rekaman CCTV, foto pintu yang mengalami kerusakan, serta foto kotak perlengkapan memancing yang ditinggalkan dalam keadaan kosong. Bukti-bukti tersebut disiapkan untuk mendukung laporan kepada Polresta Kendari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan rekaman kamera pengawas, pelaku diduga seorang laki-laki yang mengenakan topi kuning atau memiliki rambut pirang, berbaju biru gelap, dan membawa karung besar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cici berharap pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum. Ia juga mengingatkan warga di sekitar Jalan Wayong II agar meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kejadian serupa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hingga naskah ini disusun, laporan resmi kepada kepolisian masih akan dilakukan oleh korban. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Jadi Lokasi Peredaran Narkoba, 3 Titik di Kampung Salo Kendari Digerebek</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/diduga-jadi-lokasi-peredaran-narkoba-3-titik-di-kampung-salo-kendari-digerebek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2026 08:14:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5785</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, KENDARI &#8211; Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra, dan TNI menggerebek tiga lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Jumat (16/10/2026) dini hari. Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi yang berlangsung sejak dini hari tersebut menyasar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, KENDARI</strong> &#8211; Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra, dan TNI menggerebek tiga lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/kendari">Kendari</a>, Jumat (16/10/2026) dini hari.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi yang berlangsung sejak dini hari tersebut menyasar tiga titik yang terindikasi rawan peredaran narkoba. Dalam kegiatan itu, petugas mengamankan 11 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.</p>
<p>Sejumlah barang bukti turut disita dalam penggerebekan tersebut. Barang-barang yang diamankan antara lain satu pucuk airsoft gun, senjata tajam, telepon seluler, alat komunikasi *handy talkie* (HT), alat isap sabu, pipet, timbangan digital, serta uang tunai.</p>
<p>Petugas juga menemukan perangkat router CCTV yang diduga digunakan untuk memantau situasi di sekitar lokasi, termasuk kemungkinan kedatangan petugas.</p>
<p>Kapolda Sultra, Irjen Pol Himawan Bayu Aji, mengatakan operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI dan perintah Kapolri dalam upaya memberantas peredaran gelap narkotika.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan itu juga menjadi bagian dari program Quick Wins Kapolri untuk memulihkan wilayah yang terindikasi rawan peredaran narkoba.</p>
<p>Saat ini, 11 orang yang diamankan beserta barang bukti masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra.</p>
<p>Proses penanganan perkara tersebut turut melibatkan koordinasi lintas satuan bersama BNN serta pendampingan pemerintah setempat.</p>
<p>Penyidik masih perlu mendalami peran masing-masing orang yang diamankan, termasuk memastikan keterkaitan mereka dengan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lokasi tersebut. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pria Diduga Mabuk Ngaku Anggota Polisi Diamankan Tim Patroli Presisi usai Bikin Onar di Kendari</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/pria-diduga-mabuk-ngaku-anggota-polisi-diamankan-tim-patroli-presisi-usai-bikin-onar-di-kendari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 07:58:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5643</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Seorang pria berinisial HFJ diamankan Tim Patroli Presisi Satuan Samapta Polresta Kendari setelah diduga membuat keributan di sejumlah lokasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (31/7/2026) dini hari. Pria tersebut dilaporkan meresahkan warga di kawasan Kali Kadia hingga Eks MTQ Kendari. Selain diduga berada di bawah pengaruh minuman keras, yang bersangkutan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, KENDARI</strong> – Seorang pria berinisial HFJ diamankan Tim Patroli Presisi Satuan Samapta Polresta <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/kendari">Kendari</a> setelah diduga membuat keributan di sejumlah lokasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (31/7/2026) dini hari.</p>
<p>Pria tersebut dilaporkan meresahkan warga di kawasan Kali Kadia hingga Eks MTQ Kendari. Selain diduga berada di bawah pengaruh minuman keras, yang bersangkutan juga mengaku sebagai anggota kepolisian dan sempat menantang warga untuk berduel.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pria tersebut bermula sekitar pukul 01.30 Wita di kawasan Jalan Kolonel Abdul Hamid, Kali Kadia. Warga yang merasa terganggu kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.</p>
<p>Kepala Regu (Karu) 2 Patroli Presisi Sat Samapta Polresta Kendari, Aiptu Amrullah, menjelaskan bahwa saat itu seorang pedagang bernama Tara sedang menuju lokasi untuk membeli bahan bakar minyak. Di tengah perjalanan, korban diduga dihadang oleh pelaku.</p>
<p>Menurut keterangan yang diperoleh, pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian, melontarkan ancaman, hingga menantang korban berkelahi. Pria tersebut juga diduga berusaha menyerang pelapor menggunakan kunci sepeda motor serta mengganggu pengendara lain yang melintas.</p>
<p>Mendapat laporan dari masyarakat, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polresta Kendari segera menuju lokasi. Demi mencegah situasi berkembang dan mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), petugas langsung mengamankan pelaku.</p>
<p>Saat hendak diamankan, pria tersebut dilaporkan sempat melakukan perlawanan terhadap petugas. Namun, upaya tersebut berhasil diatasi hingga akhirnya pelaku dibawa ke Mapolresta Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut.</p>
<p>Sesampainya di Mapolresta Kendari, suasana berubah. Pria yang sebelumnya diduga bersikap agresif itu dilaporkan menangis saat berada di kantor polisi.</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap pria berinisial HFJ guna mendalami peristiwa tersebut serta memastikan dugaan pelanggaran yang dilakukan.</p>
<p>Polresta Kendari juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar agar dapat segera ditindaklanjuti. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warung Dibobol Maling di Konawe, Rokok Ludes dan Uang Puluhan Juta Hilang</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/warung-dibobol-maling-di-konawe-rokok-ludes-dan-uang-puluhan-juta-hilang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 09:18:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Konawe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5605</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, KONAWE – Aksi pencurian dengan modus membobol sebuah warung kembali menghebohkan warga Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekaman video terkait kejadian itu beredar luas di media sosial. Informasi mengenai dugaan pembobolan warung pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Junarton Adam Besu. Dalam unggahannya, pemilik akun meminta bantuan masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, KONAWE</strong> – Aksi pencurian dengan modus membobol sebuah warung kembali menghebohkan warga Kabupaten <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/konawe">Konawe</a>, Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekaman video terkait kejadian itu beredar luas di media sosial.</p>
<p>Informasi mengenai dugaan pembobolan warung pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Junarton Adam Besu. Dalam unggahannya, pemilik akun meminta bantuan masyarakat untuk menyebarluaskan informasi terkait peristiwa yang dialami kerabatnya.</p>
<p>Berdasarkan keterangan yang dibagikan, aksi pencurian itu diduga terjadi pada dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. Pelaku disebut berhasil membawa kabur seluruh stok rokok di warung serta uang tunai yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah.</p>
<p>Tak hanya itu, pelaku juga diduga merusak kamera pengawas (CCTV) yang berada di lokasi sehingga rekaman kejadian tidak dapat digunakan secara maksimal.</p>
<p>Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menuliskan:</p>
<p>&#8220;Assalamualaikum teman teman ku sekalian mohon bantuannya tolong bagikan postingan saya sepupu saya telah kecurian tadi malam sekitar jam 2 malam rokok nya habis dan uang nya puluhan juta cctv jg mereka rusak jg.&#8221;</p>
<p>Hingga kini, unggahan tersebut telah menarik perhatian banyak pengguna media sosial. Sejumlah warganet turut membagikan postingan itu dengan harapan pelaku dapat segera dikenali dan ditangkap.</p>
<p>Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pemilik usaha dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, terutama pada malam hingga dini hari. Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun perkembangan penanganan kasus tersebut</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terekam CCTV, Dua Jeriken Pertalite Milik Pedagang Eceran di Kendari Digondol Maling</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/terekam-cctv-dua-jeriken-pertalite-milik-pedagang-eceran-di-kendari-digondol-maling/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2026 05:32:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5575</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terjadi di sebuah kios di Jalan Durian, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan rekaman videonya kini ramai beredar di media sosial. Berdasarkan rekaman CCTV, aksi pencurian berlangsung pada malam hari ketika kondisi di sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, KENDARI</strong> – Aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terjadi di sebuah kios di Jalan Durian, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan rekaman videonya kini ramai beredar di media sosial.</p>
<p>Berdasarkan rekaman CCTV, aksi pencurian berlangsung pada malam hari ketika kondisi di sekitar kios dalam keadaan sepi. Seorang pria terlihat mendatangi lokasi, sementara seorang rekannya menunggu di atas sepeda motor di tepi jalan untuk mempermudah pelarian.</p>
<p>Pelaku kemudian mengambil dua jeriken berisi BBM jenis Pertalite yang disimpan di bagian depan kios. Setelah berhasil menguasai barang tersebut, pelaku langsung membawanya kabur menggunakan sepeda motor yang telah disiapkan.</p>
<p>Berdasarkan laporan media, pemilik kios bernama Tanis mengungkapkan bahwa kejadian tersebut bukan yang pertama kali dialaminya. Ia mengaku sebelumnya juga pernah menjadi korban pencurian di lokasi usaha yang sama.</p>
<p>Hingga kini, identitas para pelaku masih belum diketahui. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian tersebut pun terus menjadi perhatian masyarakat dan telah tersebar luas di berbagai platform media sosial.</p>
<p>Peristiwa ini diharapkan dapat menjadi petunjuk bagi aparat kepolisian untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kasus pencurian tersebut. Warga juga diimbau meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sistem keamanan di lingkungan tempat usaha maupun permukiman guna mencegah tindak kriminal serupa. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polsek Sawa Bongkar Jaringan Pencurian di Konawe Utara, Empat Remaja Ditangkap dan Belasan TKP Terungkap</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/polsek-sawa-bongkar-jaringan-pencurian-di-konawe-utara-empat-remaja-ditangkap-dan-belasan-tkp-terungkap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 11:31:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5571</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, KONAWE UTARA – Kepolisian Sektor (Polsek) Sawa, Polres Konawe Utara (Konut), berhasil mengungkap jaringan pencurian yang diduga telah beraksi di sejumlah wilayah Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi mengungkap sedikitnya 12 tempat kejadian perkara (TKP), sementara hasil penyelidikan menyebut komplotan itu diduga terlibat dalam 15 aksi pencurian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, KONAWE UTARA</strong> – Kepolisian Sektor (Polsek) Sawa, Polres Konawe Utara (Konut), berhasil mengungkap jaringan pencurian yang diduga telah beraksi di sejumlah wilayah Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam pengembangan kasus tersebut, polisi mengungkap sedikitnya 12 tempat kejadian perkara (TKP), sementara hasil penyelidikan menyebut komplotan itu diduga terlibat dalam 15 aksi pencurian sejak 2025 hingga pertengahan 2026.</p>
<p>Pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan dan penyidikan yang dipimpin langsung Kapolsek Sawa, Ipda La Ode Bilhudah, bersama personel Unit Reserse Kriminal (Reskrim) dan Unit Intelkam Polsek Sawa pada Sabtu (11/7/2026).</p>
<p>Berdasarkan rilis resmi kepolisian, pengembangan dilakukan sejak sekitar pukul 10.00 Wita di sejumlah desa, yakni Desa Ulu Sawa, Laimeo, Tanjung Laimeo, Puupi, dan Pudonggala. Dari rangkaian penyelidikan tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi pola aksi para pelaku yang diduga dilakukan secara terorganisir.</p>
<p>Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat orang terduga pelaku, masing-masing berinisial AS (18), MI (17), AR (16), dan WR (16). Sementara seorang terduga pelaku lainnya berinisial R (16) masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian polisi.</p>
<p>Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan setiap anggota komplotan memiliki peran berbeda. Ada yang bertugas mengintai lokasi sasaran, melakukan eksekusi pencurian, hingga menjual barang hasil kejahatan kepada penadah.</p>
<p>Polisi mengungkap para pelaku biasanya menjalankan aksinya pada malam hingga dini hari, sekitar pukul 21.00 hingga 04.00 Wita. Mereka memilih jalur alternatif serta lokasi yang minim aktivitas warga untuk menghindari perhatian masyarakat.</p>
<p>Setelah berhasil mengambil barang milik korban, hasil curian kemudian dijual dengan harga di bawah pasaran. Sebagian barang dipasarkan di sekitar tempat tinggal pelaku, sementara lainnya dibawa keluar dari wilayah Kecamatan Sawa.</p>
<p>Polsek Sawa masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk penadah barang hasil kejahatan. Polisi juga masih memburu satu terduga pelaku yang hingga kini belum berhasil diamankan. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Curanmor Terekam CCTV di Kendari, Yamaha Mio M3 Milik Seorang Wanita Raib</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/aksi-curanmor-terekam-cctv-di-kendari-yamaha-mio-m3-milik-seorang-wanita-raib/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:13:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Curanmor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5559</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) kembali terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini, sebuah sepeda motor milik seorang perempuan raib digondol pelaku yang beraksi pada Sabtu (11/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, tepatnya di sebuah rumah yang berada di belakang SD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, KENDARI</strong> – Aksi pencurian sepeda motor (<a href="https://www.lensatenggara.com/tag/curanmor">curanmor</a>) kembali terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini, sebuah sepeda motor milik seorang perempuan raib digondol pelaku yang beraksi pada Sabtu (11/7/2026) dini hari.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari Barat, tepatnya di sebuah rumah yang berada di belakang SD Negeri 1 Kendari. Aksi pelaku sempat terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi.</p>
<p>Berdasarkan rekaman CCTV, kejadian berlangsung sekitar pukul 02.51 Wita. Dua orang pelaku yang mengenakan helm dan masker tampak lebih dulu mengamati situasi di sekitar rumah sebelum melancarkan aksinya.</p>
<p>Dalam video berdurasi sekitar 4 menit 43 detik, terlihat sebuah sepeda motor Yamaha Mio M3 berwarna hitam dengan nomor polisi DT 3887 BI terparkir di halaman depan rumah.</p>
<p>Salah seorang pelaku yang mengenakan hoodie, celana jeans biru, helm biru, dan masker hitam berjalan santai mendekati kendaraan tersebut. Tak lama kemudian, bersama rekannya, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban berinisial NSH (23).</p>
<p>Karena seluruh pelaku menutupi wajah menggunakan helm dan masker, identitas mereka belum dapat diketahui.</p>
<p>Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp22,2 juta.</p>
<p>Korban selanjutnya melaporkan kasus pencurian itu ke Polsek Kemaraya agar pelaku dapat segera diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.</p>
<p>Polisi kini tengah melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku pencurian tersebut. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Temukan Brankas Berisi Emas 74 Kg dan Uang Senilai Rp476 Miliar di Rumah Mewah Sentul</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/polisi-temukan-brankas-berisi-emas-74-kg-dan-uang-senilai-rp476-miliar-di-rumah-mewah-sentul/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2026 07:37:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5552</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, BOGOR – Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya mengamankan barang bukti bernilai fantastis saat menggeledah sebuah rumah mewah di kawasan Parahyangan Golf II, Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menemukan sebuah brankas yang disembunyikan di dalam dinding [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, BOGOR</strong> – Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/korupsi">Korupsi</a> (Kortas Tipidkor) Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya mengamankan barang bukti bernilai fantastis saat menggeledah sebuah rumah mewah di kawasan Parahyangan Golf II, Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).</p>
<p>Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menemukan sebuah brankas yang disembunyikan di dalam dinding bangunan. Saat dibuka, brankas itu berisi tujuh koper yang menyimpan emas batangan serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing.</p>
<p>Berdasarkan keterangan penyidik, barang bukti yang diamankan meliputi 74 kilogram emas batangan, uang tunai sebesar 4.767.300 dolar Amerika Serikat (USD), 14.083.800 dolar Singapura (SGD), serta Rp100 juta dalam mata uang rupiah. Total nilai aset yang ditemukan diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.</p>
<p>Selain menyita emas dan uang tunai, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen, telepon seluler, serta foto keluarga yang diduga berkaitan dengan pemilik rumah maupun perkara yang tengah diselidiki.</p>
<p>Meski demikian, pihak kepolisian belum mengungkap identitas pemilik rumah mewah tersebut. Penyidik menyatakan proses pendalaman masih berlangsung sehingga informasi mengenai pihak yang diduga terlibat belum dapat disampaikan kepada publik.</p>
<p>Selama proses penggeledahan berlangsung, aparat kepolisian bersenjata lengkap tampak berjaga di sekitar lokasi untuk mengamankan jalannya operasi.</p>
<p>Penggeledahan rumah mewah di kawasan Sentul City itu diduga merupakan bagian dari rangkaian penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan batu bara. Hingga kini, Kortas Tipidkor Mabes Polri masih terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap keterkaitan barang bukti yang ditemukan dengan perkara tersebut. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengedar Sabu di Kendari Ditangkap, Satu Pelaku Kabur Tanpa Busana Saat Digerebek Polisi</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/pengedar-sabu-di-kendari-ditangkap-satu-pelaku-kabur-tanpa-busana-saat-digerebek-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 09:05:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5475</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Upaya penangkapan terhadap terduga pelaku peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Abeli, Kota Kendari, berlangsung dramatis pada Rabu (3/6/2026) sore. Seorang pria berinisial AM (41) nekat melarikan diri tanpa mengenakan pakaian setelah rumah yang ditempatinya digerebek personel Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari. Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi yang diterima polisi terkait [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, KENDARI</strong> – Upaya penangkapan terhadap terduga pelaku peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Abeli, Kota <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/kendari">Kendari</a>, berlangsung dramatis pada Rabu (3/6/2026) sore. Seorang pria berinisial AM (41) nekat melarikan diri tanpa mengenakan pakaian setelah rumah yang ditempatinya digerebek personel Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari.</p>
<p>Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi yang diterima polisi terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika. Setelah melakukan penyelidikan dan pengembangan, petugas kemudian bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku sekitar pukul 15.30 Wita.</p>
<p>Dalam operasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polresta Kendari berhasil mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran sabu. Penangkapan berlangsung di wilayah Jalan Bhayangkara Bahari, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu pelaku, AM, sempat berusaha menghindari penangkapan saat petugas tiba di lokasi. Saat itu, ia diketahui tengah berada di kamar mandi. Menyadari keberadaan polisi, AM kemudian berupaya melarikan diri dengan menjebol bagian belakang rumah yang terbuat dari seng.</p>
<p>Aksi pelarian tersebut memicu kejar-kejaran antara pelaku dan petugas di sekitar kawasan permukiman warga hingga ke jalan raya. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat dibuat terkejut oleh kejadian itu.</p>
<p>Dari rekaman video yang beredar dan diperoleh media, terlihat sejumlah anggota kepolisian berpakaian sipil mendobrak pintu rumah yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku. Tak lama kemudian, AM terlihat berlari meninggalkan lokasi tanpa mengenakan busana untuk menghindari penangkapan.</p>
<p>Meski sempat kabur, upaya pelarian tersebut akhirnya berhasil dihentikan. Petugas kemudian mengamankan AM bersama seorang pria lainnya yang diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika.</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polresta Kendari masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kedua terduga pelaku guna mengungkap kemungkinan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dipicu Masalah Asmara, 3 Pemuda Diamankan Polisi Usai Ricuh di Kawasan Kos di Kendari</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/dipicu-masalah-asmara-3-pemuda-diamankan-polisi-usai-ricuh-di-kawasan-kos-di-kendari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 08:09:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sultra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5409</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Sulawesi Tenggara mengamankan tiga pemuda yang terlibat keributan di kawasan rumah kos, Lorong Merak, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Jumat (1/5/2026) dini hari. Penindakan dilakukan setelah aparat menerima laporan warga yang merasa terganggu dengan aksi anarkis sekelompok pemuda di lingkungan tersebut. Keributan yang terjadi di kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, KENDARI</strong> – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/polda-sultra">Polda</a> Sulawesi Tenggara mengamankan tiga pemuda yang terlibat keributan di kawasan rumah kos, Lorong Merak, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Jumat (1/5/2026) dini hari.</p>
<p>Penindakan dilakukan setelah aparat menerima laporan warga yang merasa terganggu dengan aksi anarkis sekelompok pemuda di lingkungan tersebut. Keributan yang terjadi di kawasan padat penduduk itu sempat menimbulkan keresahan, mengingat lokasi kejadian didominasi oleh hunian indekos mahasiswa dan pekerja.</p>
<p>Komandan Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Boy Sagita, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut, pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan melalui layanan darurat.</p>
<p>&#8220;Kami segera menuju lokasi untuk mengantisipasi eskalasi konflik. Setibanya di sana, beberapa pemuda mencoba melarikan diri, namun tiga orang berhasil kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,&#8221; ujar Boy Sagita dikutip dari sultra.tribunnews.com</p>
<p>Berdasarkan hasil identifikasi awal, keributan diduga dipicu oleh persoalan pribadi yang berkaitan dengan hubungan asmara. Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya pelaku lain yang melarikan diri saat petugas tiba di lokasi.</p>
<p>Situasi di lokasi kejadian kini telah kondusif setelah aparat melakukan pengamanan. Ketiga pemuda yang diamankan selanjutnya menjalani pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut.</p>
<p>Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), agar dapat ditangani dengan cepat dan mencegah terjadinya konflik serupa di kemudian hari. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
