<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Olahraga &#8211; LensaTenggara.com</title>
	<atom:link href="https://www.lensatenggara.com/category/olahraga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.lensatenggara.com</link>
	<description>Media Online Sulawesi Tenggara (Sultra)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Oct 2026 17:57:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.lensatenggara.com/wp-content/uploads/2025/03/cropped-ikon_lensatenggara-1-32x32.webp</url>
	<title>Olahraga &#8211; LensaTenggara.com</title>
	<link>https://www.lensatenggara.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda Akhiri Puasa Gelar 35 Tahun</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/indonesia-juara-fifa-asean-cup-2026-skuad-garuda-akhiri-puasa-gelar-35-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2026 17:57:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5756</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM, JAKARTA – Penantian panjang Timnas Indonesia akhirnya berakhir. Skuad Garuda resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga 120 menit pertandingan. Gelar juara pun harus ditentukan melalui adu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM, JAKARTA</strong> – Penantian panjang <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/timnas-indonesia">Timnas Indonesia</a> akhirnya berakhir. Skuad Garuda resmi menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).</p>
<p>Indonesia dan Thailand bermain imbang 2-2 hingga 120 menit pertandingan. Gelar juara pun harus ditentukan melalui adu tendangan penalti.</p>
<p>Dalam drama dari titik putih tersebut, empat eksekutor Indonesia berhasil menjalankan tugasnya. Sementara Thailand hanya mampu mencetak dua gol dari empat kesempatan.</p>
<p>Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama sukses mengeksekusi penalti untuk Indonesia. Di kubu Thailand, Manuel Bihr dan Waris Choolthong berhasil mencetak gol, sedangkan Sarach Yooyen dan Nattapong Sayriya gagal.</p>
<p>Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, menjadi salah satu tokoh utama dalam kemenangan tersebut. Ia menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya, sementara tendangan Sarach Yooyen sebelumnya membentur tiang gawang.</p>
<p>Pertandingan berlangsung ketat sejak babak pertama. Kedua tim belum mampu mencetak gol hingga turun minum.</p>
<p>Indonesia kemudian memecah kebuntuan pada menit ke-84 melalui tendangan bebas Dean James. Bola hasil tendangan tersebut berubah arah setelah mengenai pemain Thailand, Iklas Sanron, sebelum masuk ke gawang.</p>
<p>Thailand hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk menyamakan kedudukan. Iklas Sanron membalas pada menit ke-87 dan membuat skor berubah menjadi 1-1 hingga waktu normal berakhir.</p>
<p>Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu. Thailand yang bermain dengan 10 pemain setelah Nicholas Mickelson menerima kartu merah justru mampu berbalik unggul.</p>
<p>Peeradol Chamrasamee membawa Thailand memimpin 2-1 pada menit ke-111 setelah memanfaatkan kesalahan di lini pertahanan Indonesia.</p>
<p>Garuda tidak menyerah. Elkan Baggott kemudian muncul sebagai penyelamat.</p>
<p>Bek Timnas Indonesia tersebut mencetak gol pada menit ke-116 untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut sekaligus memaksa pertandingan ditentukan melalui adu penalti.</p>
<p>Indonesia akhirnya tampil lebih tenang dalam drama adu penalti. Empat eksekutor Garuda menjalankan tugas dengan sempurna, sementara dua eksekutor Thailand gagal menaklukkan Emil Audero.</p>
<p>Kemenangan 4-2 melalui adu penalti memastikan Indonesia menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026. FIFA menyebut kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri rentetan delapan pertandingan Indonesia tanpa kemenangan atas Thailand.</p>
<p>Gelar ini memiliki arti khusus bagi sepak bola Indonesia. Skuad Garuda akhirnya kembali meraih trofi bersama tim senior setelah penantian selama 35 tahun.</p>
<p>Terakhir kali Indonesia meraih gelar bersama tim senior adalah ketika menjuarai SEA Games 1991 di Manila. Saat itu, Indonesia juga mengalahkan Thailand melalui adu penalti.</p>
<p>Kini, sejarah baru tercipta. Indonesia bukan hanya berhasil mengalahkan Thailand, tetapi juga menjadi negara pertama yang mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup.</p>
<p>Di sisi lain, kemenangan tersebut turut menambah koleksi poin Indonesia dalam ranking FIFA. Berdasarkan pembaruan setelah final, Indonesia mendapatkan tambahan 3,35 poin sehingga total koleksinya menjadi 1.166,50 poin.</p>
<p>Namun, tambahan tersebut belum mengubah posisi Indonesia yang tetap berada di peringkat ke-117 dunia.</p>
<p>Dengan gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia kini memiliki trofi baru untuk melengkapi perjalanan panjang sepak bola nasional.</p>
<p>Setelah 35 tahun menunggu, Garuda akhirnya kembali mengangkat trofi juara. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Skuad Garuda di Ambang Sejarah</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/indonesia-ke-final-fifa-asean-cup-2026-skuad-garuda-di-ambang-sejarah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2026 08:15:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5753</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM – Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati laga dramatis kontra Bangladesh. Skuad Garuda menang telak 9-2 pada pertandingan Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026). Kemenangan tersebut membawa Indonesia finis sebagai juara Grup A dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Indonesia dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM</strong> – <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/timnas-indonesia">Timnas Indonesia</a> memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati laga dramatis kontra Bangladesh. Skuad Garuda menang telak 9-2 pada pertandingan Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).</p>
<p>Kemenangan tersebut membawa Indonesia finis sebagai juara Grup A dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin dengan selisih gol +9, tetapi Garuda unggul dalam produktivitas gol, yakni mencetak 11 gol berbanding sembilan gol milik Malaysia.</p>
<p>Kelolosan Indonesia berlangsung penuh drama. Saat Indonesia menghadapi Bangladesh, Malaysia juga sedang menjalani pertandingan melawan Singapura. Malaysia berhasil menang 6-0 sehingga persaingan untuk posisi teratas grup berlangsung hingga menit-menit akhir.</p>
<p>Indonesia sempat unggul 6-1 pada babak pertama. Namun, memasuki penghujung pertandingan, Garuda masih membutuhkan tambahan gol untuk memastikan posisi di atas Malaysia.</p>
<p>Luke Vickery kemudian mencetak gol pada menit ke-90 untuk membawa Indonesia unggul 7-1. Bangladesh sempat membalas melalui Farhaan Ali Wahid pada menit ke-90+1.</p>
<p>Dalam situasi tersebut, Indonesia masih membutuhkan dua gol tambahan. Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6, sebelum Mitchell Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+7 sekaligus menutup pertandingan dengan skor 9-2.</p>
<p>Mitchell Baker menjadi bintang kemenangan Indonesia dengan torehan lima gol. Empat gol lainnya masing-masing dicetak Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.</p>
<p>Hasil tersebut sekaligus membuat Malaysia harus puas berada di posisi kedua Grup A meski memiliki jumlah poin dan selisih gol yang sama dengan Indonesia.</p>
<p>Di babak final, Indonesia akan menghadapi Thailand yang telah memastikan diri sebagai juara Grup B. Thailand sebelumnya meraih kemenangan atas Pakistan dan Vietnam untuk mengamankan posisi teratas grup.</p>
<p>Partai final FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB atau 21.00 WITA.</p>
<p>Final ini menjadi kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk kembali meraih gelar bersama skuad senior setelah terakhir kali menjuarai SEA Games pada 1991. Sejak saat itu, Indonesia belum kembali meraih gelar juara di level senior tersebut, termasuk enam kali menjadi runner-up Piala AFF.</p>
<p>Sementara gelar SEA Games 2023 tidak dihitung sebagai gelar senior karena turnamen tersebut menggunakan batasan usia pemain U-22.</p>
<p>Kini, Timnas Indonesia tinggal satu pertandingan lagi untuk menentukan nasibnya di FIFA ASEAN Cup 2026. Duel melawan Thailand di GBK akan menjadi penentu siapa yang mengangkat trofi juara edisi perdana turnamen tersebut. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Tulis Pesan Haru Setelah Dua Dekade</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/lionel-messi-resmi-pensiun-dari-timnas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:43:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Messi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5695</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM &#8211; Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanannya bersama Timnas Argentina. Megabintang berusia 39 tahun itu mengumumkan keputusan pensiun dari sepak bola internasional melalui unggahan di akun media sosialnya pada Senin (31/8/2026). Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang Messi bersama Argentina yang telah berlangsung lebih dari dua dekade. Ia melakukan debut bersama tim senior pada 2005 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM</strong> &#8211; Lionel <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/messi">Messi</a> resmi mengakhiri perjalanannya bersama Timnas Argentina. Megabintang berusia 39 tahun itu mengumumkan keputusan pensiun dari sepak bola internasional melalui unggahan di akun media sosialnya pada Senin (31/8/2026).</p>
<p>Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang Messi bersama Argentina yang telah berlangsung lebih dari dua dekade. Ia melakukan debut bersama tim senior pada 2005 dan kemudian menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Argentina.</p>
<p>Pengumuman <a href="https://www.instagram.com/leomessi/" rel="noopener">Messi</a> disampaikan sekitar satu bulan lebih setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Dalam unggahannya, Messi menampilkan tulisan tangan berisi pesan emosional mengenai keputusannya meninggalkan tim nasional.</p>
<p>Selama berseragam Argentina, Messi mencatat 207 penampilan dan 125 gol, menjadikannya pemegang rekor penampilan sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional tersebut.</p>
<p>Ia juga menjadi bagian penting dari kesuksesan Argentina meraih Copa America 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024. Pada Piala Dunia 2026, Messi kembali membawa Argentina hingga partai final sebelum harus mengakhiri turnamen sebagai runner-up.</p>
<h5><strong>Messi: Waktunya Telah Tiba</strong></h5>
<p>Dalam pesan yang diunggahnya, Messi mengaku keputusan tersebut bukan sesuatu yang mudah. Ia menyebut dirinya telah memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk tim nasional.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-5696" src="https://www.lensatenggara.com/wp-content/uploads/2026/09/tulisan_messi.webp" alt="Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Tulis Pesan Haru Setelah Dua Dekade" width="715" height="894" srcset="https://www.lensatenggara.com/wp-content/uploads/2026/09/tulisan_messi.webp 715w, https://www.lensatenggara.com/wp-content/uploads/2026/09/tulisan_messi-240x300.webp 240w, https://www.lensatenggara.com/wp-content/uploads/2026/09/tulisan_messi-336x420.webp 336w" sizes="(max-width: 715px) 100vw, 715px" /></p>
<p>“Setelah sekian lama waktu berlalu sejak final, dan setelah mempertimbangkannya dengan matang, aku ingin memberi tahu semua orang bahwa aku pensiun dari tim nasional Argentina&#8230;”</p>
<p>Messi menyadari keputusan tersebut terasa menyakitkan. Namun, ia menilai waktunya telah tiba untuk memberikan kesempatan kepada generasi berikutnya.</p>
<p>“Ini adalah keputusan yang menyakitkan &#8212; dan masih terasa menyakitkan hingga kini &#8212; tapi aku sadar bahwa waktunya telah tiba. Aku bersumpah kepada kalian bahwa aku selalu memberikan yang terbaik &#8212; bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kita memenangkan segalanya, tapi juga sebelum itu; aku selalu berjuang dan memberikan segalanya di lapangan untuk seragam ini, untuk membawakan kegembiraan dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepakbola.&#8221;</p>
<p>Ia kemudian menyinggung semakin dekatnya akhir sebuah perjalanan dan munculnya pemain-pemain muda yang dinilai layak mendapatkan kesempatan di tim nasional.</p>
<p>“Waktu semakin singkat, bab-bab akan segera berakhir, dan ini adalah salah satu bab yang sangat menyakitkan bagiku. Aku mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai jadi bagian dari tim nasional. Aku telah memberikan semua yang kumiliki; aku tak punya apa pun lagi untuk diberikan, dan lagipula, ada beberapa pemain muda hebat yang pantas berada di sini.”</p>
<h5><strong>Terima Kasih untuk Fans Argentina</strong></h5>
<p>Messi juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang telah menemani perjalanan panjangnya bersama Argentina.</p>
<p>“Terima kasih atas semua kasih sayang selama 20 tahun terakhir ini. Aku akan sangat merindukan suara kalian dari lapangan. Sekarang aku hanya akan jadi salah satu dari kalian, bersorak dan mendukung dari luar (melewati masa-masa baik dan buruk &#8212; terutama masa-masa buruk).”</p>
<p>Selain para penggemar, Messi tidak lupa memberikan penghormatan kepada keluarga, pelatih, rekan satu tim, dan seluruh pihak yang pernah bekerja bersamanya selama membela Argentina.</p>
<p>“Terima kasih kepada keluargaku karena selalu ada, karena menemaniku di dalam perjalanan ini &#8212; begitu indah, juga begitu sulit. Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan satu tim, dan ofisial yang telah berbagi jalan ini denganku. Aku membawa serta kenangan dan momen yang tak terlupakan.”</p>
<p>Ia mengatakan meninggalkan tim nasional dengan perasaan bangga atas apa yang telah dicapai bersama Argentina.</p>
<p>“Aku pergi dengan ketenangan pikiran dan kebanggaan karena telah memberikan kalian-bersama rekan-rekan setimku-momen-momen yang dulu hanya kita impikan. Sungguh pengalaman luar biasa menjalani ini bersama kalian semua. Aku sayang kalian!”</p>
<p>Di bagian akhir pesannya, Messi kembali menegaskan kecintaannya terhadap negara yang telah dibelanya selama lebih dari 20 tahun.</p>
<p>“Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan aku orang Argentina.”</p>
<p>“Jayalah Argentina!”</p>
<h5><strong>Keputusan Messi Makin Bulat Setelah Sang Ayah Meninggal</strong></h5>
<p>Salah satu bagian yang paling emosional dari pengumuman tersebut terdapat pada catatan kaki yang ditulis Messi di akhir pesannya.</p>
<p>Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya surat tersebut telah ditulis pada 21 Juli 2026, dua hari setelah Argentina kalah di final Piala Dunia dari Spanyol.</p>
<p>Namun, meninggalnya sang ayah, Jorge Messi, pada 8 Agustus 2026 kemudian membuat keputusan tersebut semakin kuat.</p>
<p>&#8220;Aku menulis kata-kata ini pada tanggal 21 Juli, dua hari setelah final. Hari ini, setelah apa yang terjadi pada ayahku, aku bahkan lebih yakin dari sebelumnya.&#8221;</p>
<p>Keterangan tersebut menunjukkan bahwa keputusan Messi bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Ia telah mempertimbangkannya sejak kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026, kemudian memilih mengumumkannya setelah melalui masa berduka atas kepergian sang ayah.</p>
<p>Meski pensiun dari tim nasional, keputusan tersebut tidak berarti Messi mengakhiri karier sepak bola profesionalnya secara keseluruhan. Ia masih melanjutkan karier klubnya bersama Inter Miami.</p>
<p>Dengan berakhirnya perjalanan Messi bersama Argentina, sepak bola dunia kini memasuki babak baru tanpa salah satu pemain paling ikonik dalam sejarah tim nasional tersebut. Warisan Messi bersama Albiceleste akan selalu lekat dengan perjalanan panjang dari berbagai kegagalan hingga akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2022 dan dua gelar Copa America.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Saat Yamal Menghampiri Messi, Pelukan yang Menyentuh Hati Pecinta Sepak Bola</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/saat-yamal-menghampiri-messi-pelukan-yang-menyentuh-hati-pecinta-sepak-bola/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2026 04:54:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5594</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM &#8211; Lionel Messi tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1 pada partai final Piala Dunia 2026. Kekalahan tersebut membuat langkah Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia harus terhenti di laga puncak. Seusai peluit panjang dibunyikan, kamera menyorot ekspresi Messi yang tampak terdiam dan penuh emosi saat menyaksikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM</strong> &#8211; <a href="https://www.lensatenggara.com/lionel-messi-pecahkan-rekor-piala-dunia-argentina-amankan-tiket-ke-babak-32-besar/">Lionel Messi</a> tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor tipis 0-1 pada partai final Piala Dunia 2026.</p>
<p>Kekalahan tersebut membuat langkah Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia harus terhenti di laga puncak. Seusai peluit panjang dibunyikan, kamera menyorot ekspresi Messi yang tampak terdiam dan penuh emosi saat menyaksikan para pemain Spanyol merayakan keberhasilan mereka mengangkat trofi Piala Dunia.</p>
<p>Meski gagal meraih gelar, Messi tetap tampil sebagai sosok penting bagi Argentina sepanjang turnamen. Sebelum mencapai final, kapten La Albiceleste itu berperan besar saat membawa timnya menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1 di semifinal melalui dua assist yang memastikan langkah Argentina ke partai puncak.</p>
<p>Di tengah suasana haru setelah pertandingan, sebuah momen menyentuh perhatian publik terjadi ketika bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, menghampiri Messi yang masih berada di lapangan.</p>
<p>Keduanya terlihat berbincang singkat, saling berjabat tangan, sebelum akhirnya berpelukan. Yamal menunjukkan rasa hormat kepada Messi yang baru saja gagal mempertahankan gelar juara dunia bersama Argentina.</p>
<p>Momen tersebut dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial dan menuai beragam reaksi emosional dari pencinta sepak bola di seluruh dunia.</p>
<p>Banyak warganet menilai pelukan itu bukan sekadar bentuk sportivitas, melainkan simbol pergantian generasi dalam dunia sepak bola. Messi, yang telah menjadi ikon sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade dengan berbagai prestasi bersama klub maupun tim nasional, kini berpelukan dengan Yamal, pemain muda yang disebut-sebut sebagai salah satu bintang masa depan sepak bola dunia.</p>
<p>Walau langkah Argentina terhenti di final, penampilan Messi sepanjang turnamen kembali mendapat apresiasi. Bagi banyak penggemar, kekalahan tersebut tidak mengurangi warisan besar yang telah ia tinggalkan sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.</p>
<p>Pelukan antara Messi dan Yamal pun menjadi salah satu momen yang paling dikenang dari final Piala Dunia 2026, memperlihatkan bahwa di balik kerasnya persaingan, rasa hormat antargenerasi tetap menjadi nilai yang dijunjung tinggi dalam sepak bola. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Duel Taktik La Roja dan Albiceleste di MetLife Stadium</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/prediksi-final-piala-dunia-2026-spanyol-vs-argentina-duel-taktik-la-roja-dan-albiceleste-di-metlife-stadium/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 03:44:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5591</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM – Prediksi Final Piala Dunia 2026 &#8211; Stadion MetLife, New Jersey, akan menjadi saksi lahirnya juara baru Piala Dunia 2026 saat Spanyol menghadapi Argentina pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB. Laga ini diprediksi menyajikan duel dengan intensitas tinggi. Spanyol datang dengan kekuatan generasi muda yang tampil impresif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM</strong> – Prediksi Final <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/piala-dunia">Piala Dunia 2026</a> &#8211; Stadion MetLife, New Jersey, akan menjadi saksi lahirnya juara baru Piala Dunia 2026 saat Spanyol menghadapi Argentina pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.</p>
<p>Laga ini diprediksi menyajikan duel dengan intensitas tinggi. Spanyol datang dengan kekuatan generasi muda yang tampil impresif sepanjang turnamen, sementara Argentina masih mengandalkan pengalaman para pemain senior yang dipadukan dengan talenta muda untuk mempertahankan gelar juara dunia.</p>
<p>Bagi Spanyol, pertandingan ini menjadi kesempatan meraih gelar Piala Dunia kedua setelah terakhir kali menjadi juara pada 2010 di Afrika Selatan. Di sisi lain, Argentina berambisi mempertahankan trofi yang mereka raih pada edisi sebelumnya sekaligus menambah koleksi gelar dunia.</p>
<h4><strong>Duel Strategi di Atas Lapangan</strong></h4>
<p>Pelatih Spanyol Luis de la Fuente diperkirakan tetap mengusung skema 4-2-3-1 yang menjadi andalan sepanjang turnamen. Permainan cepat melalui penguasaan bola diprediksi masih menjadi senjata utama La Roja.</p>
<p>Nama Lamine Yamal diperkirakan kembali menjadi perhatian berkat kecepatan dan kreativitasnya di sektor sayap. Ia akan mendapat dukungan dari Dani Olmo dan Alex Baena, sementara Mikel Oyarzabal diproyeksikan menjadi ujung tombak serangan.</p>
<p>Di lini tengah, duet Rodri dan Fabian Ruiz diharapkan mampu mengontrol ritme permainan sekaligus memutus aliran bola lawan. Sementara sektor pertahanan akan dipercayakan kepada Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Pedro Porro, dan Marc Cucurella yang selama turnamen tampil cukup solid.</p>
<p>Argentina diperkirakan tetap memainkan pola 4-4-2 dengan mengandalkan kombinasi pengalaman dan efektivitas serangan balik. Sorotan utama tentu tertuju kepada Lionel Messi yang berpeluang kembali memimpin negaranya dalam laga final Piala Dunia.</p>
<p>Messi kemungkinan akan berduet dengan Julian Alvarez di lini depan. Kreativitas keduanya didukung oleh Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, dan Giuliano Simeone di sektor tengah.</p>
<p>Di lini belakang, duet Cristian Romero dan Lisandro Martinez diprediksi menjadi benteng utama di depan penjaga gawang Emiliano Martinez.</p>
<h5><strong>Prediksi Final Piala Dunia 2026 Susunan Pemain</strong></h5>
<h5><strong>Spanyol (4-2-3-1)</strong></h5>
<ul>
<li>Kiper:<br />
Unai Simon</li>
<li>Belakang:<br />
Pedro Porro<br />
Aymeric Laporte<br />
Pau Cubarsí<br />
Marc Cucurella</li>
<li>Tengah:<br />
Rodri<br />
Fabian Ruiz</li>
<li>Gelandang Serang:<br />
Lamine Yamal<br />
Dani Olmo<br />
Alex Baena</li>
<li>Penyerang:<br />
Mikel Oyarzabal</li>
</ul>
<h5><strong>Argentina (4-4-2)</strong></h5>
<ul>
<li>Kiper:<br />
Emiliano Martinez</li>
<li>Belakang:<br />
Nahuel Molina<br />
Cristian Romero<br />
Lisandro Martinez<br />
Nicolas Tagliafico</li>
<li>Tengah:<br />
Leandro Paredes<br />
Alexis Mac Allister<br />
Enzo Fernandez<br />
Giuliano Simeone</li>
<li>Penyerang:<br />
Lionel Messi<br />
Julian Alvarez</li>
</ul>
<h5><strong>Statistik Menarik Jelang Final</strong></h5>
<p>Final kali ini menghadirkan sejumlah catatan menarik yang membuat pertandingan semakin dinanti pecinta sepak bola dunia.</p>
<p>Sepanjang turnamen, Spanyol dikenal sebagai salah satu tim dengan organisasi permainan terbaik. Pertahanan mereka tampil disiplin dan hanya kebobolan satu gol hingga mencapai partai puncak.</p>
<p>Sementara Argentina kembali menunjukkan mental juara dengan beberapa kemenangan penting pada fase gugur. Kombinasi pengalaman pemain senior dan energi pemain muda menjadi salah satu kekuatan utama Albiceleste.</p>
<p>Pertemuan di MetLife Stadium juga menciptakan sejarah tersendiri karena mempertemukan juara bertahan Eropa dan juara bertahan Amerika Selatan di partai final Piala Dunia.</p>
<h5><strong>Rekor Pertemuan</strong></h5>
<p>Berdasarkan catatan pertemuan internasional, Spanyol dan Argentina telah bertemu sebanyak 14 kali di berbagai ajang.</p>
<ul>
<li>Spanyol menang: 6 kali</li>
<li>Argentina menang: 5 kali</li>
<li>Sisanya berakhir imbang.</li>
</ul>
<p>Dalam sejarah putaran final Piala Dunia, kedua negara baru sekali bertemu, yakni pada edisi 1966. Saat itu Argentina berhasil mengalahkan Spanyol dengan skor 2-1 pada fase grup.</p>
<h4><strong>Final Sarat Gengsi</strong></h4>
<p>Laga ini diprediksi bukan sekadar perebutan trofi Piala Dunia. Pertandingan juga menjadi ajang pembuktian dua filosofi sepak bola berbeda.</p>
<p>Spanyol membawa identitas permainan berbasis penguasaan bola dan regenerasi pemain muda yang sukses berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Sebaliknya, Argentina mengandalkan keseimbangan antara pengalaman, efektivitas serangan, dan karakter kuat yang telah menjadi ciri khas mereka.</p>
<p>Siapa yang mampu menjaga konsistensi selama 90 menit—atau bahkan hingga babak tambahan jika diperlukan—berpeluang mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola pada malam bersejarah di MetLife Stadium.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Argentina Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Singkirkan Mesir dan Melaju ke Perempatfinal Piala Dunia 2026</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/argentina-bangkit-dari-ketertinggalan-dua-gol-singkirkan-mesir-dan-melaju-ke-perempatfinal-piala-dunia-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 03:45:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5545</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM &#8211; Argentina memastikan langkah ke babak perempatfinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Mesir dengan skor dramatis 3-2 pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Atlanta Stadium, Selasa (7/7/2026) malam WIB. Tim berjuluk Albiceleste berhasil membalikkan keadaan usai sempat tertinggal dua gol. Mesir tampil disiplin sejak awal pertandingan dan sukses meredam kreativitas Lionel Messi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>LENSATENGGARA.COM</strong> &#8211; Argentina memastikan langkah ke babak perempatfinal <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/piala-dunia">Piala Dunia 2026</a> setelah menaklukkan Mesir dengan skor dramatis 3-2 pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Atlanta Stadium, Selasa (7/7/2026) malam WIB. Tim berjuluk Albiceleste berhasil membalikkan keadaan usai sempat tertinggal dua gol.</p>
<p>Mesir tampil disiplin sejak awal pertandingan dan sukses meredam kreativitas Lionel Messi yang terus mendapat pengawalan ketat. Upaya Argentina membangun serangan beberapa kali berhasil dipatahkan, sementara tim asal Afrika tersebut memilih bermain sabar sambil menunggu peluang lewat serangan balik.</p>
<p>Keunggulan Mesir tercipta lebih dulu pada menit ke-15. Berawal dari umpan silang Marwan Attia, Yasser Ibrahim memenangkan duel udara dengan Lisandro Martinez sebelum menanduk bola ke gawang Argentina untuk membawa timnya unggul 1-0.</p>
<p>Argentina memiliki kesempatan emas menyamakan kedudukan hanya empat menit berselang setelah mendapatkan hadiah penalti akibat pelanggaran terhadap Nicola Tagliafico. Lionel Messi yang maju sebagai algojo gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya mampu dibaca dan ditepis kiper Mesir, Mostafa Shobeir.</p>
<p>Meski terus menguasai jalannya pertandingan, Argentina kesulitan menembus pertahanan lawan. Alexis Mac Allister hampir mencetak gol melalui sundulan, namun kembali digagalkan penyelamatan gemilang Shobeir. Messi juga sempat mengancam lewat tendangan bebas yang membentur tiang gawang, sementara peluang Julian Alvarez juga berhasil dimentahkan penjaga gawang Mesir.</p>
<p>Hingga turun minum, Mesir tetap mempertahankan keunggulan 1-0.</p>
<p>Memasuki babak kedua, Argentina masih mendominasi penguasaan bola. Namun, justru Mesir kembali mengancam melalui skema serangan balik. Pada menit ke-58, Mostafa Zico sempat mencetak gol, tetapi wasit Francois Letexier membatalkannya setelah meninjau tayangan VAR karena terjadi pelanggaran terhadap Lisandro Martinez dalam proses gol.</p>
<p>Gol kedua Mesir akhirnya benar-benar lahir pada menit ke-67. Serangan balik cepat yang diawali Mohamed Salah berujung pada umpan tarik Haissem Hassan yang diselesaikan Mostafa Zico menjadi gol. Skor berubah menjadi 2-0 dan membuat Argentina berada di ambang tersingkir.</p>
<p>Situasi tersebut justru membangkitkan semangat Albiceleste. Setelah melakukan sejumlah pergantian pemain, Argentina berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79. Cristian Romero menyambut umpan Lionel Messi dengan sundulan yang gagal dihentikan Shobeir sehingga skor berubah menjadi 2-1.</p>
<p>Empat menit kemudian, Messi akhirnya menebus kegagalannya di babak pertama. Memanfaatkan bola liar hasil kemelut di depan gawang Mesir setelah menerima sodoran Gonzalo Montiel, kapten Argentina itu melepaskan tembakan yang mengenai mistar sebelum memantul masuk ke gawang. Skor pun kembali imbang 2-2.</p>
<p>Momentum sepenuhnya berpihak kepada Argentina pada masa injury time. Serangan balik cepat yang dibangun Lautaro Martinez menghasilkan umpan silang yang disambut sundulan Enzo Fernandez untuk membawa Argentina berbalik unggul 3-2.</p>
<p>Gol penentu kemenangan tersebut sempat memicu protes dari kubu Mesir yang menilai terjadi pelanggaran terhadap Mohamed Salah dalam proses serangan. Kericuhan di pinggir lapangan membuat wasit mengeluarkan kartu merah kepada salah satu staf tim Mesir. Setelah pertandingan kembali dilanjutkan, Argentina mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.</p>
<p>Hasil ini memastikan Argentina melangkah ke babak delapan besar Piala Dunia 2026, sementara perjuangan Mesir harus berakhir di fase 16 besar meski sempat tampil impresif dan unggul dua gol lebih dahulu.</p>
<h4><strong>Susunan Pemain</strong></h4>
<p><strong>Argentina:</strong> Emiliano Martinez; Nahuel Molina (Gonzalo Montiel 73&#8242;), Cristian Romero (Nicolas Otamendi 90+5&#8242;), Lisandro Martinez; Nicolas Tagliafico (Nico Gonzalez 66&#8242;); Rodrigo De Paul (Lautaro Martinez 66&#8242;), Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, Enzo Fernandez; Lionel Messi, Julian Alvarez (Facundo Medina 90+5&#8242;).</p>
<p><strong>Mesir:</strong> Mostafa Shobeir; Mohamed Hany, Yasser Ibrahim, Ramy Rabia, Karim Hafez; Emam Ashour (Hamdhy Fathy 45&#8242;), Marwan Attia, Mohanad Lasheen (Zizo 90+6&#8242;), Haissem Hassan (Trezeguet 73&#8242;); Mohamed Salah, Mostafa Zico (Omar Marmoush 80&#8242;).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lionel Messi Pecahkan Rekor Piala Dunia, Argentina Amankan Tiket ke Babak 32 Besar</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/lionel-messi-pecahkan-rekor-piala-dunia-argentina-amankan-tiket-ke-babak-32-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:23:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5511</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM – Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam karier gemilangnya bersama Timnas Argentina. Kapten Albiceleste itu menjadi aktor utama kemenangan 2-0 atas Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB. Dua gol yang dicetak Messi tidak hanya mengantarkan Argentina meraih tiga poin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM</strong> – Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam karier gemilangnya bersama Timnas Argentina. Kapten Albiceleste itu menjadi aktor utama kemenangan 2-0 atas Austria pada laga kedua Grup J <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/piala-dunia">Piala Dunia</a> 2026 yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB.</p>
<p>Dua gol yang dicetak Messi tidak hanya mengantarkan Argentina meraih tiga poin penting, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.</p>
<p>Pemain berusia 38 tahun itu sempat gagal memanfaatkan peluang dari titik putih pada menit kesembilan. Namun kegagalan tersebut tidak memengaruhi performanya di lapangan. Messi justru bangkit dan berhasil memecah kebuntuan menjelang turun minum.</p>
<p>Gol pertama lahir pada menit ke-39 setelah ia berhasil menuntaskan sebuah peluang yang membawa Argentina unggul hingga babak pertama berakhir.</p>
<h4><strong>Lionel Messi Lampaui Rekor Miroslav Klose</strong></h4>
<p>Memasuki babak kedua, Austria berusaha mengejar ketertinggalan. Namun pertahanan Argentina tampil disiplin dan mampu meredam berbagai upaya lawan.</p>
<p>Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Messi kembali menunjukkan kelasnya. La Pulga mencetak gol kedua yang sekaligus memastikan kemenangan Albiceleste dengan skor 2-0.</p>
<p>Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Messi di putaran final Piala Dunia bertambah menjadi 18 gol. Catatan itu menempatkannya sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.</p>
<p>Sebelumnya, rekor tersebut dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose, yang mengoleksi 16 gol. Kini Messi berhasil melampaui capaian tersebut dan mencatatkan rekor baru yang berpotensi terus bertambah.</p>
<h4><strong>Enam Edisi Piala Dunia, Satu Rekor Bersejarah</strong></h4>
<p>Perjalanan Messi menuju rekor ini terbilang luar biasa. Sejak menjalani debut Piala Dunia pada 2006, ia telah tampil dalam enam edisi berbeda hingga tahun 2026.</p>
<p>Dalam rentang dua dekade, Messi telah memainkan 28 pertandingan Piala Dunia dan terus menjadi sosok penting bagi Argentina di berbagai generasi.</p>
<p>Keberhasilannya memecahkan rekor tersebut semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola dunia.</p>
<h4><strong>Pimpin Daftar Top Skor Piala Dunia 2026</strong></h4>
<p>Selain mencetak rekor sepanjang masa, dua gol ke gawang Austria juga mengantarkan Messi ke puncak daftar pencetak gol sementara Piala Dunia 2026.</p>
<p>Dengan empat gol, ia berada di depan sejumlah pesaingnya, termasuk Deniz Undav dan Jonathan David yang sejauh ini telah mengoleksi tiga gol.</p>
<p>Peluang Messi untuk menambah jumlah gol masih terbuka lebar mengingat turnamen baru memasuki fase grup. Terlebih, kemenangan atas Austria memastikan Argentina melangkah ke babak 32 besar.</p>
<h5><strong>Daftar Top Skor Sepanjang Sejarah Piala Dunia</strong></h5>
<ol>
<li>Lionel Messi (Argentina) – 18 gol</li>
<li>Kylian Mbappe (Prancis) – 16 gol</li>
<li>Miroslav Klose (Jerman) – 16 gol</li>
<li>Ronaldo Nazario (Brasil) – 15 gol</li>
<li>Gerd Mueller (Jerman) – 14 gol</li>
<li>Just Fontaine (Prancis) – 13 gol</li>
<li>Pele (Brasil) – 12 gol</li>
<li>Sandor Kocsis (Hungaria) – 11 gol</li>
<li>Juergen Klinsmann (Jerman) – 11 gol</li>
</ol>
<p>Dengan performa yang masih impresif di usia 38 tahun, Messi berpeluang memperlebar jarak dari para pesaingnya dan menambah deretan rekor yang telah ia ukir sepanjang karier profesionalnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lamine Yamal Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Spanyol Gilas Arab Saudi 4-0</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/lamine-yamal-cetak-sejarah-di-piala-dunia-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 08:39:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5504</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM – Lamine Yamal Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Spanyol Gilas Arab Saudi 4-0 &#8211; Timnas Spanyol akhirnya meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada laga kedua Grup H yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026) malam WIB. Kemenangan tersebut menjadi modal penting [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM</strong> – Lamine Yamal Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Spanyol Gilas Arab Saudi 4-0 &#8211; Timnas Spanyol akhirnya meraih kemenangan perdana di <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/piala-dunia">Piala Dunia</a> 2026 setelah menundukkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada laga kedua Grup H yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Minggu (21/6/2026) malam WIB.</p>
<p>Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi La Roja dalam persaingan Grup H. Tambahan tiga poin membuat pasukan Luis de la Fuente mengoleksi empat poin dan memuncaki klasemen sementara, unggul atas Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde yang sama-sama baru mengumpulkan satu poin.</p>
<p>Sorotan utama dalam pertandingan ini tertuju kepada bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Pemain berusia 18 tahun itu membuka keunggulan Spanyol pada menit ke-10 melalui penyelesaian jarak dekat setelah menerima umpan datar dari Mikel Oyarzabal.</p>
<p>Gol tersebut bukan hanya menjadi gol pertama Yamal di Piala Dunia, tetapi juga mengukuhkan namanya dalam daftar pemain termuda yang pernah mencetak gol di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.</p>
<h4><strong>Mimpi Yamal Menjadi Kenyataan</strong></h4>
<p>Usai pertandingan, Yamal mengaku sangat bahagia bisa mencetak gol pada laga pertamanya sebagai starter di Piala Dunia.</p>
<p>&#8220;Saya selalu bermimpi berada di Piala Dunia, dan bisa mencetak gol di pertandingan pertama saya sebagai starter adalah sebuah mimpi&#8221;, dikutip dari kompas.com</p>
<p>Pemain muda Spanyol itu juga mengungkapkan kebahagiaannya karena keluarganya dapat menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut dari tribun stadion.</p>
<p>&#8220;Saya menonton Piala Dunia terakhir dari ruang kelas, jadi bisa mencetak gol di sini dengan ibu dan keluarga saya di tribun adalah sebuah mimpi,&#8221; ujarnya.</p>
<h4><strong>Oyarzabal Tampil Gemilang</strong></h4>
<p>Setelah gol pembuka Yamal, Spanyol terus menekan pertahanan Arab Saudi. Keunggulan La Roja bertambah pada menit ke-21 melalui Mikel Oyarzabal.</p>
<p>Melansir Antara, gol tersebut bermula dari situasi sepak pojok yang diteruskan dengan sundulan Aymeric Laporte. Bola liar kemudian berhasil dimanfaatkan Oyarzabal untuk menaklukkan kiper Mohammed Al-Owais.</p>
<p>Hanya berselang tiga menit, penyerang Real Sociedad itu kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan kerja sama Marc Cucurella dan Dani Olmo, Oyarzabal sukses menyambar bola di depan gawang dan mengubah skor menjadi 3-0.</p>
<h4><strong>Gol Bunuh Diri Lengkapi Dominasi Spanyol</strong></h4>
<p>Memasuki babak kedua, Spanyol tidak mengendurkan serangan. Baru empat menit setelah jeda, Arab Saudi kembali kebobolan akibat gol bunuh diri bek Hassan Al-Tombakti saat berusaha menghalau bola di area pertahanan sendiri.</p>
<p>Gol tersebut memastikan keunggulan Spanyol menjadi 4-0.</p>
<p>Meski telah unggul empat gol, Spanyol tetap mendominasi jalannya pertandingan. Beberapa peluang tambahan sempat tercipta melalui Pedro Porro dan Ferran Torres, namun mampu digagalkan oleh Mohammed Al-Owais yang tampil cukup baik di bawah mistar Arab Saudi.</p>
<p>Di sisi lain, Arab Saudi kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga dan nyaris tidak memberikan ancaman berarti bagi pertahanan Spanyol hingga pertandingan berakhir.</p>
<h4><strong>Lamine Yamal Masuk Daftar Pencetak Gol Termuda Piala Dunia</strong></h4>
<p>Selain membantu timnya meraih kemenangan besar, Lamine Yamal juga mencatatkan sejarah pribadi. Pada usia 18 tahun 343 hari, ia kini masuk dalam daftar 10 pemain termuda yang pernah mencetak gol di ajang Piala Dunia.</p>
<p>Catatan tersebut membuat Yamal melampaui legenda Argentina, Lionel Messi, yang mencetak gol Piala Dunia pertamanya saat berusia 18 tahun 357 hari pada edisi 2006.</p>
<p>Namun, Yamal masih berada di bawah sejumlah nama besar lainnya. Rekor pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia masih dipegang legenda Brasil, Pele, yang mencetak gol saat berusia 17 tahun 293 hari pada Piala Dunia 1958.</p>
<p>Sementara itu, rekor pemain Spanyol termuda yang mencetak gol di Piala Dunia masih menjadi milik Gavi, yang mencatatkan prestasi tersebut pada Piala Dunia 2022 saat menghadapi Kosta Rika.</p>
<h4><strong>Peluang Spanyol ke Fase Selanjutnya Meningkat</strong></h4>
<p>Hasil meyakinkan atas Arab Saudi membuat peluang Spanyol untuk melaju ke babak 32 besar semakin terbuka. Performa dominan yang ditunjukkan sepanjang pertandingan serta munculnya talenta muda seperti Lamine Yamal menjadi sinyal positif bagi La Roja dalam upaya mereka bersaing memperebutkan gelar juara Piala Dunia 2026.</p>
<h5><strong>Susunan Pemain Spanyol:</strong></h5>
<p>Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal.</p>
<p>Pelatih: Luis de la Fuente.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Messi Cetak Hattrick dan Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/messi-cetak-hattrick-dan-ukir-sejarah-baru-di-piala-dunia-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jun 2026 09:35:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5496</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM &#8211; Lionel Messi kembali menorehkan sejarah dalam karier sepak bolanya. Kapten Timnas Argentina itu resmi menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia berbeda saat membawa negaranya menghadapi Aljazair pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026) pagi WIB. Pertandingan yang berlangsung di Kansas City, Amerika Serikat, tersebut juga menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM</strong> &#8211; Lionel Messi kembali menorehkan sejarah dalam karier sepak bolanya. Kapten Timnas Argentina itu resmi menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/piala-dunia">Piala Dunia</a> berbeda saat membawa negaranya menghadapi Aljazair pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026, Rabu (17/6/2026) pagi WIB.</p>
<p>Pertandingan yang berlangsung di Kansas City, Amerika Serikat, tersebut juga menjadi penampilan ke-200 Messi bersama Timnas Argentina. Dengan tampil pada edisi 2026, Messi melampaui catatan sejumlah legenda dunia yang sebelumnya sama-sama tampil di lima edisi Piala Dunia, seperti Cristiano Ronaldo, Antonio Carbajal, Rafael Marquez, Andres Guardado, dan Lothar Matthäus.</p>
<p>Perjalanan Messi di panggung Piala Dunia dimulai pada edisi 2006 di Jerman saat usianya masih 18 tahun. Sejak saat itu, ia selalu masuk dalam skuad Argentina pada Piala Dunia 2010, 2014, 2018, 2022, hingga 2026.</p>
<h4><strong>Hattrick ke Gawang Aljazair</strong></h4>
<p>Tak hanya mencetak sejarah lewat jumlah penampilannya, Messi juga menjadi bintang kemenangan Argentina atas Aljazair dengan skor 3-0. Seluruh gol Albiceleste pada pertandingan tersebut diborong oleh pemain Inter Miami itu.</p>
<p>Satu gol dicetak pada babak pertama, sementara dua gol lainnya lahir setelah turun minum. Hasil tersebut menjadi awal positif bagi Argentina yang datang ke turnamen sebagai juara bertahan.</p>
<p>Penampilan gemilang Messi sekaligus membuktikan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi meski kini telah berusia 38 tahun.</p>
<h4><strong>Samai Rekor Miroslav Klose</strong></h4>
<p>Tiga gol yang dicetak ke gawang Aljazair membuat koleksi gol Messi di putaran final Piala Dunia mencapai 16 gol. Jumlah tersebut menyamai rekor milik legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.</p>
<p>Kini Messi juga memimpin daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan torehan tiga gol. Ia unggul atas sejumlah penyerang top dunia seperti Erling Haaland, Kylian Mbappe, dan Kai Havertz.</p>
<p>Sepanjang kariernya di Piala Dunia, dia mencetak satu gol pada edisi 2006, tidak mencetak gol pada 2010, mengoleksi empat gol pada 2014, satu gol pada 2018, tujuh gol pada 2022, dan tiga gol pada laga pembuka edisi 2026.</p>
<h4><strong>Ronaldo Berpeluang Menyamai Rekor</strong></h4>
<p>Rekor tampil di enam edisi Piala Dunia yang kini dipegang Messi berpotensi disamai Cristiano Ronaldo. Kapten Portugal itu dijadwalkan tampil pada laga perdana negaranya di Piala Dunia 2026.</p>
<p>Meski demikian, Messi tetap tercatat sebagai pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencapai tonggak tersebut.</p>
<h4><strong>Bisa Menjadi Piala Dunia Terakhir</strong></h4>
<p>Hingga kini dia belum memberikan kepastian terkait masa depannya bersama Timnas Argentina. Namun dalam beberapa kesempatan, ia mengisyaratkan bahwa Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi turnamen internasional terakhir dalam kariernya.</p>
<p>Apabila benar demikian, maka rekor enam kali tampil di Piala Dunia dan torehan gol yang menyamai Miroslav Klose akan menjadi salah satu warisan terbesar yang ditinggalkan dalam sejarah sepak bola dunia. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lengkap! Jadwal Piala Dunia 2026 WITA: Digelar di 3 Negara, Brasil, Argentina, Inggris hingga Jerman Siap Beraksi</title>
		<link>https://www.lensatenggara.com/jadwal-piala-dunia-2026-wita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2026 10:42:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.lensatenggara.com/?p=5486</guid>

					<description><![CDATA[LENSATENGGARA.COM &#8211; Jadwal Piala Dunia 2026 &#8211; Ajang sepak bola terbesar di dunia, Piala Dunia FIFA 2026, akan segera dimulai. Turnamen edisi ke-23 ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 waktu setempat atau 12 Juni hingga 20 Juli 2026 waktu Indonesia. Piala Dunia 2026 akan mencatat sejarah sebagai edisi pertama yang diselenggarakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LENSATENGGARA.COM</strong> &#8211; Jadwal <a href="https://www.lensatenggara.com/tag/piala-dunia">Piala Dunia 2026</a> &#8211; Ajang sepak bola terbesar di dunia, Piala Dunia <a href="https://www.fifa.com/" rel="noopener">FIFA 2026</a>, akan segera dimulai. Turnamen edisi ke-23 ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 waktu setempat atau 12 Juni hingga 20 Juli 2026 waktu Indonesia.</p>
<p>Piala Dunia 2026 akan mencatat sejarah sebagai edisi pertama yang diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Sebanyak 16 kota di Amerika Utara akan menjadi lokasi pertandingan yang mempertemukan tim-tim terbaik dunia dalam perebutan trofi paling bergengsi di sepak bola internasional.</p>
<p>Memasuki fase grup yang berlangsung pada 12–28 Juni 2026 (WITA), sejumlah tim unggulan seperti Tim Nasional Brasil, Tim Nasional Argentina, Tim Nasional Inggris, Tim Nasional Jerman, hingga Tim Nasional Prancis siap memulai perjuangan mereka untuk meraih tiket ke babak gugur.</p>
<p>Pertandingan pembuka fase grup akan mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan pada Jumat, 12 Juni 2026 pukul 03.00 WITA. Sementara laga-laga menarik lainnya akan tersaji hampir setiap hari dengan jadwal yang telah disesuaikan untuk penonton di Indonesia.</p>
<h4><strong>Sejumlah Big Match Siap Menghibur Pecinta Sepak Bola</strong></h4>
<p>Fase grup Piala Dunia 2026 diprediksi berlangsung sengit. Beberapa pertandingan yang berpotensi menjadi sorotan antara lain Brasil menghadapi Maroko, Inggris melawan Kroasia, Prancis kontra Senegal, serta Argentina yang akan berhadapan dengan Austria pada matchday kedua.</p>
<p>Selain itu, duel Uruguay versus Spanyol dan Kolombia melawan Portugal pada penghujung fase grup juga diperkirakan menjadi pertandingan yang menentukan langkah masing-masing tim menuju babak 32 besar.</p>
<h4><strong>Jadwal Piala Dunia 2026 Fase Grup (WITA)</strong></h4>
<h5><strong>Jumat, 12 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>03.00 WITA – Meksiko vs Afrika Selatan</li>
<li>10.00 WITA – Korea Selatan vs Ceko</li>
</ul>
<h5><strong>Sabtu, 13 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>03.00 WITA – Kanada vs Bosnia &amp; Herzegovina</li>
<li>09.00 WITA – Amerika Serikat vs Paraguay</li>
</ul>
<h5><strong>Minggu, 14 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>03.00 WITA – Qatar vs Swiss</li>
<li>06.00 WITA – Brasil vs Maroko</li>
<li>09.00 WITA – Haiti vs Skotlandia</li>
<li>12.00 WITA – Australia vs Turki</li>
</ul>
<h5><strong>Senin, 15 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>01.00 WITA – Jerman vs Curacao</li>
<li>04.00 WITA – Belanda vs Jepang</li>
<li>07.00 WITA – Pantai Gading vs Ekuador</li>
<li>10.00 WITA – Swedia vs Tunisia</li>
</ul>
<h5><strong>Selasa, 16 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>00.00 WITA – Spanyol vs Cape Verde</li>
<li>03.00 WITA – Belgia vs Mesir</li>
<li>06.00 WITA – Arab Saudi vs Uruguay</li>
<li>09.00 WITA – Iran vs New Zealand</li>
</ul>
<h5><strong>Rabu, 17 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>03.00 WITA – Prancis vs Senegal</li>
<li>06.00 WITA – Irak vs Norwegia</li>
<li>09.00 WITA – Argentina vs Aljazair</li>
<li>12.00 WITA – Austria vs Yordania</li>
</ul>
<h5><strong>Kamis, 18 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>01.00 WITA – Portugal vs Kongo</li>
<li>04.00 WITA – Inggris vs Kroasia</li>
<li>07.00 WITA – Ghana vs Panama</li>
<li>10.00 WITA – Uzbekistan vs Kolombia</li>
</ul>
<h5><strong>Jumat, 19 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>00.00 WITA – Ceko vs Afrika Selatan</li>
<li>03.00 WITA – Swiss vs Bosnia &amp; Herzegovina</li>
<li>06.00 WITA – Kanada vs Qatar</li>
<li>09.00 WITA – Meksiko vs Korea Selatan</li>
</ul>
<h5><strong>Sabtu, 20 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>03.00 WITA – Amerika Serikat vs Australia</li>
<li>06.00 WITA – Skotlandia vs Maroko</li>
<li>08.30 WITA – Brasil vs Haiti</li>
<li>11.00 WITA – Turki vs Paraguay</li>
</ul>
<h5><strong>Minggu, 21 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>01.00 WITA – Belanda vs Swedia</li>
<li>04.00 WITA – Jerman vs Pantai Gading</li>
<li>08.00 WITA – Ekuador vs Curacao</li>
<li>12.00 WITA – Tunisia vs Jepang</li>
</ul>
<h5><strong>Senin, 22 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>00.00 WITA – Spanyol vs Arab Saudi</li>
<li>03.00 WITA – Belgia vs Iran</li>
<li>06.00 WITA – Uruguay vs Cape Verde</li>
<li>09.00 WITA – New Zealand vs Mesir</li>
</ul>
<h5><strong>Selasa, 23 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>01.00 WITA – Argentina vs Austria</li>
<li>05.00 WITA – Prancis vs Irak</li>
<li>08.00 WITA – Norwegia vs Senegal</li>
<li>11.00 WITA – Yordania vs Aljazair</li>
</ul>
<h5><strong>Rabu, 24 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>01.00 WITA – Portugal vs Uzbekistan</li>
<li>04.00 WITA – Inggris vs Ghana</li>
<li>07.00 WITA – Panama vs Kroasia</li>
<li>10.00 WITA – Kolombia vs Kongo</li>
</ul>
<h5><strong>Kamis, 25 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>03.00 WITA – Swiss vs Kanada</li>
<li>03.00 WITA – Bosnia &amp; Herzegovina vs Qatar</li>
<li>06.00 WITA – Skotlandia vs Brasil</li>
<li>06.00 WITA – Maroko vs Haiti</li>
<li>09.00 WITA – Ceko vs Meksiko</li>
<li>09.00 WITA – Afrika Selatan vs Korea Selatan</li>
</ul>
<h5><strong>Jumat, 26 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>04.00 WITA – Curacao vs Pantai Gading</li>
<li>04.00 WITA – Ekuador vs Jerman</li>
<li>07.00 WITA – Jepang vs Swedia</li>
<li>07.00 WITA – Tunisia vs Belanda</li>
<li>10.00 WITA – Turki vs Amerika Serikat</li>
<li>10.00 WITA – Paraguay vs Australia</li>
</ul>
<h5><strong>Sabtu, 27 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>03.00 WITA – Norwegia vs Prancis</li>
<li>03.00 WITA – Senegal vs Irak</li>
<li>08.00 WITA – Cape Verde vs Arab Saudi</li>
<li>08.00 WITA – Uruguay vs Spanyol</li>
<li>11.00 WITA – Mesir vs Iran</li>
<li>11.00 WITA – New Zealand vs Belgia</li>
</ul>
<h5><strong>Minggu, 28 Juni 2026</strong></h5>
<ul>
<li>05.00 WITA – Panama vs Inggris</li>
<li>05.00 WITA – Kroasia vs Ghana</li>
<li>07.30 WITA – Kolombia vs Portugal</li>
<li>07.30 WITA – Kongo vs Uzbekistan</li>
<li>10.00 WITA – Aljazair vs Austria</li>
<li>10.00 WITA – Yordania vs Argentina</li>
</ul>
<h4><strong>Fase Grup Jadi Penentu Langkah Menuju Babak Gugur</strong></h4>
<p>Fase grup akan menjadi ujian awal bagi seluruh peserta untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen. Dengan banyaknya pertandingan yang mempertemukan tim-tim kuat sejak awal turnamen, persaingan dipastikan berlangsung ketat.</p>
<p>Para penggemar sepak bola di Indonesia diimbau untuk mencatat jadwal pertandingan sesuai zona waktu WITA agar tidak melewatkan aksi para bintang dunia yang akan tampil di Piala Dunia 2026.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
