Senin, Maret 2, 2026
Baner iklan ramadan 2026
Beranda Nasional Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Bulan Akan Tampak Merah Selama Lebih...

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Bulan Akan Tampak Merah Selama Lebih dari 5 Jam

6
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Bulan Akan Tampak Merah Selama Lebih dari 5 Jam
Ilustrasi

LENSATENGGARA.COM – Fenomena astronomi gerhana Bulan total akan dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia pada Selasa, 3 Maret 2026. Peristiwa langka ini diperkirakan berlangsung selama 5 jam 41 menit 51 detik, mulai dari fase awal hingga berakhirnya gerhana penumbra.

Berdasarkan penjelasan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana Bulan terjadi ketika cahaya Matahari yang seharusnya menerangi Bulan terhalang oleh Bumi. Kondisi ini merupakan dampak dari pergerakan dinamis tiga benda langit, yakni Matahari, Bumi, dan Bulan, yang berada dalam satu garis lurus. Peristiwa tersebut hanya dapat terjadi saat fase Bulan purnama dan dapat dihitung atau diprediksi jauh hari sebelumnya.

Gerhana Bulan total terjadi ketika posisi Matahari-Bumi-Bulan benar-benar sejajar sehingga Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti Bumi atau umbra. Pada fase inilah Bulan akan terlihat berwarna merah, terutama jika kondisi langit cerah tanpa tertutup awan.

Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan bahwa fenomena ini merupakan akibat perubahan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan yang hanya terjadi pada fase purnama.

“Gerhana Bulan Total akan terjadi ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis sejajar. Hal ini membuat Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Fenomena ini menyajikan pemandangan yang indah; jika langit cerah, Bulan akan terlihat berwarna merah saat puncak gerhana terjadi,” kata Nelly dalam keterangan resminya dikutip dari detik.com, Senin (2/3/2026).

Mengapa Bulan Tampak Merah?

Warna merah yang muncul saat puncak gerhana bukan tanpa sebab. Fenomena ini terjadi akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi. Ketika cahaya Matahari melewati atmosfer, gelombang cahaya berwarna biru yang memiliki panjang gelombang lebih pendek akan lebih banyak tersebar. Sementara itu, cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang seperti merah tetap diteruskan hingga mencapai permukaan Bulan. Inilah yang membuat Bulan tampak kemerahan, sehingga gerhana Bulan total kerap dijuluki sebagai “Blood Moon”.

Secara ilmiah, peristiwa ini aman untuk diamati secara langsung tanpa alat pelindung mata, berbeda dengan gerhana Matahari yang berisiko bagi penglihatan.

Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

Berikut rincian waktu terjadinya setiap fase gerhana di Indonesia:

  • Gerhana penumbra mulai
    15.42.44 WIB / 16.42.44 WITA / 17.42.44 WIT
  • Gerhana sebagian mulai
    16.49.46 WIB / 17.49.46 WITA / 18.49.46 WIT
  • Gerhana total mulai
    18.03.56 WIB / 19.03.56 WITA / 20.03.56 WIT
  • Puncak gerhana
    18.33.39 WIB / 19.33.39 WITA / 20.33.39 WIT
  • Gerhana total berakhir
    19.03.23 WIB / 20.03.23 WITA / 21.03.23 WIT
  • Gerhana sebagian berakhir
    20.17.33 WIB / 21.17.33 WITA / 22.17.33 WIT
  • Gerhana penumbra berakhir
    21.24.35 WIB / 22.24.35 WITA / 23.24.35 WIT

BMKG mengimbau masyarakat untuk memilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya agar fenomena ini dapat terlihat lebih jelas. Jika cuaca mendukung, gerhana Bulan total ini akan menjadi salah satu tontonan langit paling menarik di awal tahun 2026.