
LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Hj. Dewiyati Tamburaka kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Wanita Karya (HWK) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031. Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) II DPD HWK Sultra yang berlangsung di Aula Kantor DPD I Partai Golkar Sultra, Minggu (18/10/2026).
Kembali terpilihnya Dewiyati menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam politik, terutama melalui Partai Golkar.
Dewiyati mengatakan, salah satu agenda utama HWK Sultra selama periode kepemimpinannya adalah mempersiapkan kader perempuan yang memiliki potensi untuk maju sebagai calon anggota legislatif.
Menurutnya, kader perempuan perlu mendapat pembinaan dan pengembangan kapasitas agar mampu mengambil bagian dalam proses politik serta memperluas keterwakilan perempuan di lembaga legislatif.

“Harapan saya, semua perempuan yang ada di HWK nantinya bisa berkiprah di legislatif. Mereka adalah kader potensial, terlebih setiap partai membutuhkan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen. Nah, 30 persen itu menjadi ruang yang harus kita isi, salah satunya dari kader HWK,” kata Dewiyati.
Selain menyiapkan kader untuk berkompetisi dalam pemilihan legislatif, HWK Sultra juga akan mengambil bagian dalam penguatan konsolidasi Partai Golkar di berbagai tingkatan kepengurusan.
Dewiyati menilai, koordinasi dan sinergi antara HWK dengan Partai Golkar diperlukan untuk memperkuat struktur organisasi serta menyelaraskan pelaksanaan program kerja.
“Kita salah satunya mempersiapkan kader perempuan untuk maju ke legislatif. Kedua, membantu konsolidasi organisasi Partai Golkar mulai dari tingkat pusat sampai kabupaten. Kita akan terus berjalan sejalan dengan partai dan berupaya memenangkan Partai Golkar,” tuturnya.
Ia menambahkan, konsolidasi organisasi menjadi salah satu unsur penting untuk menjaga soliditas dan menyatukan langkah para kader. Dengan koordinasi yang berjalan baik, HWK Sultra diharapkan dapat melaksanakan program secara optimal sekaligus memperluas kontribusi perempuan di bidang politik.
Melalui kepengurusan periode 2026–2031, HWK Sultra diarahkan untuk memperkuat peran organisasi dalam pengembangan kapasitas perempuan dan menyiapkan kader potensial yang ingin berkiprah di lembaga legislatif.
Di sisi lain, organisasi tersebut juga akan melanjutkan sinergi dengan Partai Golkar dalam menjalankan agenda dan konsolidasi politik di Sulawesi Tenggara. (*)























