Selasa, Januari 20, 2026
Idul Fitri 2025 Lensatenggara
Beranda Metro Kendari Gubernur Sultra Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo

Gubernur Sultra Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo

14
Gubernur Sultra Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, turut menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan nasional tersebut dipusatkan di Sekolah Rakyat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026). (Foto : Istimewa)

LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, turut menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan nasional tersebut dipusatkan di Sekolah Rakyat Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026).

Peresmian program Sekolah Rakyat dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui penguatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, dalam laporannya menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat telah hadir di 34 provinsi serta menjangkau 131 kabupaten dan kota, dengan total 166 lokasi. Hingga saat ini, program tersebut menampung 15.954 siswa yang dibina oleh 2.218 guru serta didukung 4.889 tenaga pendidik dan kependidikan.

Peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga dengan tingkat kerentanan sosial ekonomi tinggi. Sebagian besar orang tua siswa bekerja sebagai buruh dengan penghasilan di bawah Rp1 juta per bulan serta memiliki tanggungan keluarga lebih dari empat orang.

BACA JUGA :  Pemprov Sultra Kembali Salurkan Bantuan Sosial Korban Banjir Konawe Utara

“Sekolah Rakyat dirancang tidak seperti sekolah biasa, melainkan sebagai ekosistem terpadu yang mencakup perlindungan, pemulihan, dan pemberdayaan. Pendekatan ini diperkuat melalui pendidikan berasrama, pembinaan karakter, penegakan kedisiplinan, serta pengembangan potensi peserta didik berbasis tes DNA talent,” terang Mensos RI.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah Sekolah Rakyat telah lebih dulu beroperasi selama empat hingga enam bulan sebelum diresmikan. Dari hasil evaluasi awal, program tersebut menunjukkan dampak positif terhadap perkembangan fisik maupun capaian akademik para siswa.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa esensi bernegara adalah menghadirkan kesejahteraan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita harus berani melihat kekurangan kita. Pertumbuhan harus disertai dengan pemerataan. Tujuan kita merdeka adalah untuk membawa kesejahteraan dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia,” ujar Presiden.

Presiden juga menekankan bahwa pendidikan merupakan instrumen paling efektif dalam memberantas kemiskinan dan kelaparan, sekaligus membuka masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

BACA JUGA :  Sultra Job Fair 2024 Sediakan 1.064 Lowongan Kerja

“Pendidikan adalah sarana yang paling benar untuk menghilangkan kemiskinan. Sekolah Rakyat ini adalah jembatan masa depan bagi anak-anak yang tadinya mungkin sulit sekolah dan tidak punya harapan,” katanya.

Selain itu, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut, mulai dari jajaran kementerian, pemerintah daerah, hingga unsur TNI dan Polri.

“Saya melihat hari ini kita buktikan, peranan para gubernur, bupati, wali kota, pimpinan TNI dan Polri, serta dukungan semua pihak, sangat menentukan. Kita berbuat bersama sehingga anak-anak kita hari ini punya harapan,” ucap Presiden.

Kehadiran Gubernur Sulawesi Tenggara dalam peresmian ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sultra dalam mendukung kebijakan nasional di sektor pendidikan dan pengentasan kemiskinan. Hal ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkeadilan di seluruh Indonesia. (*)