Jumat, Maret 27, 2026
Baner iklan ramadan 2026
Beranda Uncategorized UHO Masuk 200 Besar Dunia UI GreenMetric 2025, Peringkat 28 Nasional

UHO Masuk 200 Besar Dunia UI GreenMetric 2025, Peringkat 28 Nasional

7
UHO Masuk 200 Besar Dunia UI GreenMetric 2025, Peringkat 28 Nasional
Universitas Halu Oleo (UHO). (Foto Istimewa)

LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat global. Dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2025, UHO berhasil masuk dalam jajaran 200 besar dunia, tepatnya di posisi ke-193 dari 1.745 perguruan tinggi yang dinilai dari 105 negara.

Di tingkat nasional, UHO menempati peringkat ke-28 sebagai salah satu perguruan tinggi dengan performa keberlanjutan terbaik. Kampus yang berbasis di Kota Kendari ini meraih skor total 8.187,5 atau setara dengan 81,88 persen dari akumulasi enam indikator utama penilaian pengelolaan lingkungan kampus.

UI GreenMetric merupakan inisiatif nirlaba yang digagas Universitas Indonesia sejak 2010 dan dikenal sebagai sistem pemeringkatan universitas pertama di dunia yang berfokus pada komitmen keberlanjutan. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran global sekaligus mendorong perguruan tinggi untuk terus memperbaiki praktik pengelolaan kampus yang ramah lingkungan.

Dalam penilaiannya, UI GreenMetric menggunakan enam indikator utama, yakni pengaturan dan infrastruktur (setting and infrastructure), energi dan perubahan iklim (energy and climate change), pengelolaan limbah (waste), pengelolaan air (water), transportasi (transportation), serta pendidikan dan penelitian (education and research).

Salah satu capaian menonjol UHO terlihat pada indikator pengaturan dan infrastruktur. Pada aspek ini, UHO berhasil menempati peringkat ke-9 tingkat nasional. Penilaian tersebut mencerminkan komitmen kampus dalam menyediakan ruang terbuka hijau, menjaga lingkungan, serta mengembangkan sistem energi berkelanjutan.

Tak hanya itu, UHO juga mencatatkan skor sempurna pada pemanfaatan kawasan hutan kampus untuk kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Capaian maksimal juga diraih dalam kebijakan alokasi anggaran untuk program keberlanjutan serta rasio ruang terbuka hijau terhadap jumlah sivitas akademika.

Kontribusi signifikan juga datang dari indikator pendidikan dan penelitian. Tingginya jumlah mata kuliah berbasis keberlanjutan serta intensitas publikasi ilmiah dosen di bidang lingkungan hidup menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan nilai UHO.

Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi UHO sebagai salah satu kampus di kawasan Indonesia Timur dengan komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan. Ke depan, UHO diharapkan terus meningkatkan inovasi dan kolaborasi dalam mewujudkan kampus hijau yang berdaya saing global. (*)