LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Logo HUT Sultra – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara resmi memperkenalkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 tahun 2026. Logo tersebut mengangkat tema “Harmoni Sultra” yang merepresentasikan keterhubungan antara manusia, budaya, dan ekosistem kepulauan.
Dalam visual logo, angka 62 ditampilkan dengan desain penuh warna dan sarat makna filosofis. Setiap elemen yang membentuk angka tersebut menggambarkan kekayaan alam, budaya, serta nilai-nilai kehidupan masyarakat Sulawesi Tenggara.
Salah satu elemen utama adalah ombak yang melambangkan dinamika wilayah kepulauan. Gerakan ombak yang terus berlanjut mencerminkan kehidupan yang dinamis namun tetap menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian alam.
Motif tenun daerah turut hadir sebagai simbol warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Motif ini mencerminkan identitas lokal sekaligus kesinambungan tradisi masyarakat Sultra.
Selain itu, terdapat elemen penari yang menggambarkan keluwesan gerakan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan ungkapan rasa syukur. Ornamen kerajinan perca juga disisipkan sebagai simbol kreativitas masyarakat dalam mengolah material menjadi sesuatu yang bernilai.

Logo ini juga menampilkan anoa, hewan endemik Sulawesi, sebagai representasi kekayaan biodiversitas yang harus dijaga dan dilestarikan. Sementara itu, padi merunduk menggambarkan kerendahan hati dan rasa syukur, sekaligus filosofi bahwa kesejahteraan harus diiringi dengan sikap rendah hati.
Elemen daun melambangkan kehidupan, pertumbuhan, dan regenerasi alam, serta harapan akan keberlanjutan lingkungan. Di sisi lain, latar kedalaman laut dengan terumbu karang menggambarkan potensi besar yang dimiliki wilayah Sulawesi Tenggara, yang perlu dijaga sebagai sumber kehidupan.
Tak ketinggalan, pohon mangrove juga menjadi bagian penting dalam logo ini. Mangrove melambangkan keterkaitan dan kekuatan komunitas dalam menjaga ketahanan sosial, lingkungan, dan ekonomi.
Dengan mengusung tema “Harmoni Sultra”, pemerintah berharap momentum HUT ke-62 ini dapat memperkuat semangat kebersamaan seluruh masyarakat dalam membangun daerah yang produktif dan sejahtera. (*)























