
LENSATENGGARA.COM, MUNA – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Laino di Kota Raha pada Minggu (26/4/2026) pagi, memicu kepanikan di kalangan warga dan pedagang yang tengah memulai aktivitas jual beli. Peristiwa tersebut menghanguskan deretan lapak pedagang pakaian bekas (RB) yang berada di salah satu titik pasar.
Api pertama kali terlihat saat aktivitas pasar mulai ramai. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melalap sejumlah lapak yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara dan terlihat jelas dari berbagai sudut kota, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Kejadian ini pun dengan cepat menyebar luas setelah sejumlah video amatir beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat api berkobar hebat disertai kepanikan para pedagang yang berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka. Suasana di lokasi tampak kacau, dengan warga berlarian menjauh dari titik api untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Para pedagang yang terdampak terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diangkut ke tempat yang lebih aman, seperti di pinggir jalan. Sementara itu, warga sekitar turut membantu dengan peralatan seadanya, seperti ember dan jeriken air, untuk memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Beberapa pedagang mengaku hanya bisa pasrah melihat lapak mereka dilalap api. Kerugian diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya barang dagangan yang tidak sempat diselamatkan. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait jumlah kerugian maupun penyebab pasti kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan berusaha mencegah api merembet ke bagian pasar lainnya. Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat akses jalan yang terbatas dan padatnya aktivitas warga di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat Pasar Laino merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Raha. Warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan penanganan pascakebakaran serta memberikan solusi bagi para pedagang yang terdampak agar dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kebakaran mulai berangsur kondusif, meskipun petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. (*)
























