Selasa, September 1, 2026
lensatenggara
Beranda Olahraga Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Tulis Pesan Haru Setelah Dua...

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Tulis Pesan Haru Setelah Dua Dekade

5
Argentina Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Singkirkan Mesir dan Melaju ke Perempatfinal Piala Dunia 2026
Lionel Messi

LENSATENGGARA.COM – Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanannya bersama Timnas Argentina. Megabintang berusia 39 tahun itu mengumumkan keputusan pensiun dari sepak bola internasional melalui unggahan di akun media sosialnya pada Senin (31/8/2026).

Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan panjang Messi bersama Argentina yang telah berlangsung lebih dari dua dekade. Ia melakukan debut bersama tim senior pada 2005 dan kemudian menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Argentina.

Pengumuman Messi disampaikan sekitar satu bulan lebih setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Dalam unggahannya, Messi menampilkan tulisan tangan berisi pesan emosional mengenai keputusannya meninggalkan tim nasional.

Selama berseragam Argentina, Messi mencatat 207 penampilan dan 125 gol, menjadikannya pemegang rekor penampilan sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional tersebut.

Ia juga menjadi bagian penting dari kesuksesan Argentina meraih Copa America 2021, Piala Dunia 2022, dan Copa America 2024. Pada Piala Dunia 2026, Messi kembali membawa Argentina hingga partai final sebelum harus mengakhiri turnamen sebagai runner-up.

Messi: Waktunya Telah Tiba

Dalam pesan yang diunggahnya, Messi mengaku keputusan tersebut bukan sesuatu yang mudah. Ia menyebut dirinya telah memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk tim nasional.

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina, Tulis Pesan Haru Setelah Dua Dekade

“Setelah sekian lama waktu berlalu sejak final, dan setelah mempertimbangkannya dengan matang, aku ingin memberi tahu semua orang bahwa aku pensiun dari tim nasional Argentina…”

Messi menyadari keputusan tersebut terasa menyakitkan. Namun, ia menilai waktunya telah tiba untuk memberikan kesempatan kepada generasi berikutnya.

“Ini adalah keputusan yang menyakitkan — dan masih terasa menyakitkan hingga kini — tapi aku sadar bahwa waktunya telah tiba. Aku bersumpah kepada kalian bahwa aku selalu memberikan yang terbaik — bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kita memenangkan segalanya, tapi juga sebelum itu; aku selalu berjuang dan memberikan segalanya di lapangan untuk seragam ini, untuk membawakan kegembiraan dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepakbola.”

Ia kemudian menyinggung semakin dekatnya akhir sebuah perjalanan dan munculnya pemain-pemain muda yang dinilai layak mendapatkan kesempatan di tim nasional.

“Waktu semakin singkat, bab-bab akan segera berakhir, dan ini adalah salah satu bab yang sangat menyakitkan bagiku. Aku mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai jadi bagian dari tim nasional. Aku telah memberikan semua yang kumiliki; aku tak punya apa pun lagi untuk diberikan, dan lagipula, ada beberapa pemain muda hebat yang pantas berada di sini.”

Terima Kasih untuk Fans Argentina

Messi juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang telah menemani perjalanan panjangnya bersama Argentina.

“Terima kasih atas semua kasih sayang selama 20 tahun terakhir ini. Aku akan sangat merindukan suara kalian dari lapangan. Sekarang aku hanya akan jadi salah satu dari kalian, bersorak dan mendukung dari luar (melewati masa-masa baik dan buruk — terutama masa-masa buruk).”

Selain para penggemar, Messi tidak lupa memberikan penghormatan kepada keluarga, pelatih, rekan satu tim, dan seluruh pihak yang pernah bekerja bersamanya selama membela Argentina.

“Terima kasih kepada keluargaku karena selalu ada, karena menemaniku di dalam perjalanan ini — begitu indah, juga begitu sulit. Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan satu tim, dan ofisial yang telah berbagi jalan ini denganku. Aku membawa serta kenangan dan momen yang tak terlupakan.”

Ia mengatakan meninggalkan tim nasional dengan perasaan bangga atas apa yang telah dicapai bersama Argentina.

“Aku pergi dengan ketenangan pikiran dan kebanggaan karena telah memberikan kalian-bersama rekan-rekan setimku-momen-momen yang dulu hanya kita impikan. Sungguh pengalaman luar biasa menjalani ini bersama kalian semua. Aku sayang kalian!”

Di bagian akhir pesannya, Messi kembali menegaskan kecintaannya terhadap negara yang telah dibelanya selama lebih dari 20 tahun.

“Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan aku orang Argentina.”

“Jayalah Argentina!”

Keputusan Messi Makin Bulat Setelah Sang Ayah Meninggal

Salah satu bagian yang paling emosional dari pengumuman tersebut terdapat pada catatan kaki yang ditulis Messi di akhir pesannya.

Ia mengungkapkan bahwa sebenarnya surat tersebut telah ditulis pada 21 Juli 2026, dua hari setelah Argentina kalah di final Piala Dunia dari Spanyol.

Namun, meninggalnya sang ayah, Jorge Messi, pada 8 Agustus 2026 kemudian membuat keputusan tersebut semakin kuat.

“Aku menulis kata-kata ini pada tanggal 21 Juli, dua hari setelah final. Hari ini, setelah apa yang terjadi pada ayahku, aku bahkan lebih yakin dari sebelumnya.”

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa keputusan Messi bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Ia telah mempertimbangkannya sejak kekalahan Argentina di final Piala Dunia 2026, kemudian memilih mengumumkannya setelah melalui masa berduka atas kepergian sang ayah.

Meski pensiun dari tim nasional, keputusan tersebut tidak berarti Messi mengakhiri karier sepak bola profesionalnya secara keseluruhan. Ia masih melanjutkan karier klubnya bersama Inter Miami.

Dengan berakhirnya perjalanan Messi bersama Argentina, sepak bola dunia kini memasuki babak baru tanpa salah satu pemain paling ikonik dalam sejarah tim nasional tersebut. Warisan Messi bersama Albiceleste akan selalu lekat dengan perjalanan panjang dari berbagai kegagalan hingga akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2022 dan dua gelar Copa America.