Selasa, Agustus 25, 2026
lensatenggara
Beranda Berita Sultra Konawe Utara TNI, ANTAM dan Pemkab Konut Bersinergi Bangun Jembatan Perintis Garuda

TNI, ANTAM dan Pemkab Konut Bersinergi Bangun Jembatan Perintis Garuda

15
TNI, ANTAM dan Pemkab Konut Bersinergi Bangun Jembatan Perintis Garuda
TNI, ANTAM dan Pemkab Konut Bersinergi Bangun Jembatan Perintis Garuda. (Foto : istimewa)

LENSATENGGARA.COM, KONAWE UTARA – Masyarakat Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, menyambut antusias peresmian Jembatan Perintis Garuda yang berlangsung pada Jumat (21/8/2026).

Jembatan sepanjang 47 meter tersebut kini menjadi penghubung penting bagi masyarakat setempat. Kehadirannya diharapkan mempermudah mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga akses terhadap berbagai pelayanan publik.

Pembangunan infrastruktur tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, serta masyarakat setempat.

Peresmian jembatan dilakukan oleh Kepala Staf Teritorial (Kaster) Panglima TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran TNI-Polri, manajemen PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, Jembatan Perintis Garuda di Desa Ulu Sawa merupakan satu dari dua jembatan yang dibangun melalui program kolaborasi tersebut di Konawe Utara.

Jembatan lainnya berada di Desa Banggina dengan bentangan mencapai 50 meter.

TNI: Jembatan Buka Akses dan Harapan

Dalam sambutannya, Letjen TNI Bambang Trisnohadi menegaskan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jembatan bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga membuka akses dan peluang baru bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Jembatan terbangun, akses terbuka, harapan tumbuh, TNI hadir untuk rakyat.”

Bagi masyarakat Ulu Sawa, keberadaan jembatan tersebut kini memangkas berbagai hambatan dalam mobilitas sehari-hari. Akses menuju sekolah, fasilitas pelayanan publik, maupun jalur aktivitas ekonomi masyarakat menjadi lebih mudah.

ANTAM Dorong Kolaborasi dengan Masyarakat

General Manager PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara, Eko Aditya, S.T., turut menyampaikan apresiasi kepada TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.

TNI, ANTAM dan Pemkab Konut Bersinergi Bangun Jembatan Perintis Garuda

Ia menegaskan bahwa keberadaan ANTAM di Konawe Utara tidak hanya berkaitan dengan kegiatan operasional perusahaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat sekitar.

“Bagi ANTAM, Konawe Utara bukan sekadar lokasi operasional tambang, melainkan bagian penting dari keberadaan perusahaan. Oleh karena itu, fokus kami adalah berjalan berdampingan dengan masyarakat serta berupaya memberikan nilai tambah bagi daerah. Sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, ANTAM, dan masyarakat yang terjalin hari ini menjadi pondasi penting untuk terus dijaga.”

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Konawe Utara.

Bupati Konut Apresiasi Pembangunan Jembatan

Bupati Konawe Utara, Dr. H. Ikbar, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Ia berharap jembatan yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin, serta PT ANTAM yang telah hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pembangunan jembatan ini,” ujar Ikbar.

Dari sisi masyarakat, pembangunan jembatan tersebut juga disambut dengan rasa syukur. Salah seorang warga sekitar, Misbah, mengatakan akses baru tersebut sangat membantu aktivitas warga sehari-hari.

“Kami berterima kasih kepada TNI dan PT ANTAM, karena sekarang masyarakat punya akses yang lebih mudah. Jembatan ini sangat membantu kami dalam beraktivitas sehari-hari, terutama untuk pergi ke sekolah dan menyeberang. Kami berharap jembatan ini bisa awet dan tahan lama,” ungkap Misbah.

Diramaikan Penyambutan Pelajar dan Tari Tradisional

Suasana peresmian semakin semarak dengan kehadiran murid-murid sekolah dasar yang ikut menyambut Kaster TNI. Kehadiran para pelajar tersebut sekaligus menggambarkan salah satu manfaat penting dari pembangunan jembatan, yakni semakin terbukanya akses masyarakat menuju dunia pendidikan.

Selain itu, nuansa budaya lokal turut mewarnai kegiatan melalui penampilan tari selamat datang dari Sanggar Kesenian Konawe Utara.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat di sejumlah desa di Konawe Utara.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat program kolaborasi, sehingga kehadiran TNI, ANTAM, pemerintah daerah, dan masyarakat tidak hanya menghasilkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat sosial secara langsung.

Dengan berdirinya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat Ulu Sawa kini memiliki akses yang diharapkan dapat mendukung aktivitas sehari-hari, memperlancar mobilitas, serta membuka peluang lebih besar di bidang ekonomi dan pendidikan.

Lebih dari sekadar penghubung antarwilayah, jembatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari tumbuhnya kesempatan baru bagi masyarakat untuk bekerja, belajar, bergerak, dan membangun masa depan yang lebih baik. (*)