Panen Jagung dan Bantuan Beras Warnai Upaya Pemkot Kendari Kendalikan Inflasi

50
Panen Jagung dan Bantuan Beras Warnai Upaya Pemkot Kendari Kendalikan Inflasi
Pemerintah Kota Kendari menggelar panen jagung di lahan kelompok tani Lapas Idaman Baruga dan memberikan bantuan cadangan pangan berupa beras kepada masyarakat di Kecamatan Baruga pada Rabu (21/2/2024). (Foto : Istimewa)

LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari menggelar panen jagung di lahan kelompok tani Lapas Idaman Baruga dan memberikan bantuan cadangan pangan berupa beras kepada masyarakat di Kecamatan Baruga pada Rabu (21/2/2024).

Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup menjelaskan kegiatan ini merupakan upaya pemerintah mengendalikan inflasi. Pemanfaatan lahan kosong oleh masyarakat untuk menanam komoditas jagung, yang memiliki waktu panen singkat dan menjadi kebutuhan pokok, menjadi solusi strategis.

BACA JUGA :   Pemkot Kendari Serahkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir di Amohalo

Muhammad Yusup menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dan dukungan seluruh pihak dalam pengembangan dan pemanfaatan lahan tidak produktif. Ia berharap kegiatan ini dapat dibudayakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, baik jasmani maupun rohani, serta menjadikan lahan sebagai sumber pangan, pendapatan, dan rekreasi.

Muhammad Yusup Yusup juga mengapresiasi kontribusi kelompok tani Lapas Idaman, warga binaan Lapas Kelas II A Kendari, dalam pengembangan dan ketersediaan pangan komoditas pertanian, khususnya jagung.

BACA JUGA :   Sekda Kendari Pimpin Apel Gabungan ASN, Tekankan Disiplin dan Persiapan HUT Kota

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari Sahuriyanto menambahkan, panen jagung ini merupakan bagian dari program pemanfaatan lahan tidur dan pengembangan pertanian di Kendari. Ia menyebut program ini bertujuan mengembangkan pertanian Kendari dengan menanam buah-buahan hortikultura.

Sahuriyanto mengungkapkan sekitar 70 hektare lahan tidur di Kendari yang berpotensi dimanfaatkan. Pihaknya berencana terus mengembangkan program ini untuk meningkatkan ketersediaan pangan dan pendapatan masyarakat. (*)