
LENSATENGGARA.COM, KOLAKA – Pelayaran kapal feri KMP Mandala pada rute Pelabuhan Kolaka menuju Bajoe harus dihentikan sementara setelah kapal menghadapi kondisi cuaca buruk, Sabtu (14/2/2026) dini hari.
Kapal tersebut memutuskan untuk berbalik arah dan kembali ke Pelabuhan Kolaka usai diterjang gelombang tinggi saat berada di sekitar Perairan Teluk Bone. Ombak besar disertai angin kencang membuat pelayaran dinilai tidak aman untuk dilanjutkan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, KMP Mandala sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Kolaka sekitar pukul 17.30 WITA. Namun, memasuki dini hari sekitar pukul 02.00 WITA, kondisi cuaca memburuk secara signifikan dengan gelombang laut yang semakin tinggi.
Menghadapi situasi tersebut, nakhoda mengambil langkah antisipatif dengan memutuskan kembali ke pelabuhan asal guna mengutamakan keselamatan seluruh penumpang dan awak kapal.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana tegang di dalam dek kargo. Guncangan hebat akibat hantaman ombak menyebabkan beberapa kendaraan besar, termasuk bus dan truk, bergeser dari posisinya dan saling bertumbukan.
Dalam rekaman tersebut terlihat sebuah bus menghantam kendaraan lain sebelum akhirnya terguling dan menimpa sebuah truk berwarna kuning. Dentuman keras, suara logam beradu, serta pecahan kaca terdengar jelas, menandakan kerusakan cukup serius pada kendaraan yang diangkut kapal.



























