Senin, Juli 27, 2026
lensatenggara
Beranda Berita Sultra Konawe Balapan Liar di Konawe Bikin Resah, Polisi Diminta Segera Turun Tangan

Balapan Liar di Konawe Bikin Resah, Polisi Diminta Segera Turun Tangan

40
Balapan Liar di Konawe Bikin Resah, Polisi Diminta Segera Turun Tangan
Aksi balapan liar kembali dilaporkan terjadi di Jalan Poros Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (25/7/2026) malam. (Foto : Istimewa)

LENSATENGGARA.COM, KONAWE – Aksi balapan liar kembali dilaporkan terjadi di Jalan Poros Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Sabtu (25/7/2026) malam. Rekaman video aktivitas tersebut beredar luas di media sosial dan menuai perhatian warganet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pengendara diduga menggunakan ruas jalan tersebut sebagai arena balapan liar. Aktivitas itu dinilai mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Dalam video yang viral, terdengar suara perekam yang mengeluhkan maraknya aksi balapan liar di lokasi tersebut.

BACA JUGA :  Ikan Mola Raksasa Terdampar di Jetty Morosi, Diangkat Menggunakan Alat Berat

“Dijalan baru mereka datang balap-balap,” terdengar suara dalam video yang beredar di media sosial.

Warga mengaku resah karena balapan liar kerap berlangsung pada malam hari dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Mereka berharap aparat kepolisian segera melakukan patroli dan penertiban agar aktivitas tersebut tidak terus berulang.

Dalam rekaman yang sama, perekam video juga meminta perhatian dari aparat kepolisian di wilayah Wawotobi.

BACA JUGA :  Warga Blokade Jalan Poros Pohara–Laosu di Mendikonu, Arus Transportasi Lumpuh

“Balapan liar ini, tolong nah yang disini, polisinya yang ada di Wawotobi,” tambahnya.

Masyarakat berharap pihak kepolisian segera mengambil langkah tegas dengan membubarkan aktivitas balapan liar sekaligus meningkatkan pengawasan di kawasan tersebut, terutama pada malam hingga dini hari.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait video viral tersebut maupun langkah penanganan yang akan dilakukan. Redaksi akan memperbarui informasi apabila telah diperoleh keterangan resmi dari pihak berwenang. (*)