Jumat, Juli 31, 2026
lensatenggara
Beranda Berita Sultra Kolaka Utara Potret Memprihatinkan SDN 13 Lasusua Kolut Viral, Siswa Belajar di Kelas Beralas...

Potret Memprihatinkan SDN 13 Lasusua Kolut Viral, Siswa Belajar di Kelas Beralas Tanah

8
Potret Memprihatinkan SDN 13 Lasusua Kolut Viral, Siswa Belajar di Kelas Beralas Tanah
Potret Memprihatinkan SDN 13 Lasusua Kolut Viral, Siswa Belajar di Kelas Beralas Tanah

LENSATENGGARA.COM, KOLAKA UTARA – Kondisi bangunan SD Negeri 13 Lasusua di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Sekolah yang berada di Dusun Tobau, Desa Batu Ganda, Kecamatan Lasusua itu memperlihatkan ruang kelas dengan kondisi yang dinilai memprihatinkan.

Dalam video yang beredar, tampak para siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang masih berlantai tanah. Dinding bangunan terbuat dari kayu dan kalsiboard yang terlihat sudah berlubang, lapuk, serta mengalami kerusakan di sejumlah bagian.

BACA JUGA :  Pemkot Baubau Berikan Dukungan dan Solusi untuk SDN 2 Wajo

Kondisi tersebut memunculkan perhatian masyarakat dan kembali menggambarkan tantangan pemerataan sarana pendidikan, khususnya di wilayah pelosok Kabupaten Kolaka Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas belajar mengajar di SDN 13 Lasusua tetap berlangsung meski fasilitas ruang kelas belum sepenuhnya layak. Para siswa dan guru tetap menjalankan proses pembelajaran di tengah keterbatasan sarana yang tersedia.

Kepala SD Negeri 13 Lasusua memastikan kondisi bangunan sekolah tersebut telah menjadi perhatian dan direncanakan akan dilakukan pembenahan pada tahun ini.

BACA JUGA :  9 Fakta Unik Anoa, Hewan yang Menjadi Ciri Khas Sulawesi Tenggara

Meski demikian, belum dijelaskan secara rinci mengenai jadwal pelaksanaan maupun bentuk pekerjaan yang akan dilakukan dalam proses perbaikan tersebut.

Viralnya kondisi SDN 13 Lasusua kembali memunculkan harapan masyarakat agar peningkatan infrastruktur pendidikan di daerah terpencil dapat menjadi prioritas. Fasilitas belajar yang layak dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kenyamanan dan kualitas proses pendidikan bagi para siswa. (*)