LENSATENGGARA.COM,KONAWE UTARA – Fasilitas Gedung Central Cultural Center (CBD) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, di Kecamatan Asera, diduga menjadi sasaran aksi vandalisme oleh orang tidak dikenal pada Senin (10/8/2026).
Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan setelah diduga dihantam benda tumpul. Pintu dan jendela berbahan kaca dilaporkan pecah, sementara serpihan kaca terlihat berserakan di sekitar area bundaran CBD.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, kerusakan tersebut diduga terjadi setelah sejumlah pemuda yang sedang nongkrong di kawasan tersebut melakukan aksi perusakan. Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti identitas maupun motif pihak yang melakukan tindakan tersebut.
Rekaman video yang diterima redaksi memperlihatkan kondisi area CBD setelah kejadian. Dalam video tersebut, pecahan kaca tampak memenuhi sejumlah titik di sekitar bundaran.
Kerusakan terlihat pada beberapa fasilitas yang sebelumnya menjadi bagian dari kawasan CBD. Kondisi pintu dan jendela kaca yang pecah juga menjadi perhatian karena fasilitas tersebut merupakan bagian dari sarana publik.
Dalam video yang beredar di media sosial, seorang pria menyayangkan tindakan perusakan terhadap fasilitas yang telah disediakan untuk masyarakat.
“Kenapa kasian ada manusia bersifat seperti ini.” ujar lelaki dalam video yang viral itu
Ia juga menyoroti kondisi fasilitas yang telah dibangun namun justru mengalami kerusakan.
“Dibikinkan fasilitas bagus-bagus baru dikasi rusak kasian.” tambahnya.
Video tersebut kemudian mendapat perhatian dari warganet. Sejumlah masyarakat menyayangkan aksi perusakan terhadap fasilitas publik dan berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, belum diketahui secara pasti nilai kerugian akibat kerusakan tersebut. Begitu pula dengan langkah penanganan dari pihak berwenang maupun pemerintah daerah terkait aksi vandalisme tersebut.
Masyarakat berharap fasilitas publik yang telah dibangun dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik. Selain merugikan secara materi, aksi perusakan fasilitas umum juga dapat mengurangi kenyamanan masyarakat yang menggunakan kawasan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Konawe Utara maupun kepolisian terkait identitas pelaku, motif perusakan, serta perkembangan penanganan kasus tersebut. Redaksi akan memperbarui informasi apabila terdapat keterangan resmi dari pihak terkait.



























