
LENSATENGGARA.COM, KONAWE UTARA – Dua longsor dilaporkan terjadi di kawasan tambang nikel di Desa Morombo, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (22/9/2026) petang.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah pekerja tertimbun material longsor. Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, empat pekerja masih dalam pencarian, sementara beberapa pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri dari material longsoran.
Detik-detik sejumlah pekerja berupaya menggali material tanah untuk mencari rekan mereka yang tertimbun longsor juga terekam dalam video yang diterima redaksi.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, longsor terjadi sebanyak dua kali di kawasan pertambangan tersebut.
Pada longsor pertama, terdapat lima pekerja yang berada di lokasi. Salah seorang di antaranya, Pak Ade, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mengalami syok.
“Longsor pertama saya berlima, operator, By Haki, Rian Sampel, dan Pak Ade.”jelas video yang diterima redaksi
Menurut keterangan dalam video tersebut, proses evakuasi terhadap Pak Ade berhasil dilakukan setelah material tanah menimbun area tempat mereka bekerja.
Tetapi longsor pertama itu masih bisa kita evakuasi pak ade.
“begitu cepat kejadiannya”. tambahnya
Situasi kembali berubah ketika longsor susulan terjadi. Material tanah kembali menerjang kawasan tempat sejumlah pekerja sedang berada dan menyebabkan beberapa orang tertimbun.
Longsor kedua tersebut menimbun lima orang pekerja.
“Di situmi Pak Feris, Wayan, Yoga, dan ini Brian masih ada di tempat itu.” jelasnya.
Dalam kejadian kedua tersebut, salah seorang pekerja bernama Tajan disebut berhasil menyelamatkan diri meski sebagian tubuhnya sempat tertimbun material tanah.
Nah mereka lah di situ yang kena, yang selamat itu satu atas nama Tajan karena masih sempat dia kasih keluar kepalanya meskipun sebagian badannya sudah tertimbun tanah
Setelah berhasil keluar dari timbunan, pencarian terhadap pekerja lain yang masih tertimbun terus dilakukan oleh rekan-rekan mereka bersama warga.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap empat pekerja yang disebut masih tertimbun material longsor masih berlangsung.
Tim gabungan bersama masyarakat juga dilaporkan terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.
Redaksi masih berupaya mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai identitas lengkap para pekerja yang masih dalam pencarian serta kondisi terkini proses evakuasi.**



























