Fakultas Peternakan UHO Gelar Konferensi Internasional Bahas Peningkatan Produksi Ternak Tropis

103
Fakultas Peternakan UHO Gelar Konferensi Internasional Bahas Peningkatan Produksi Ternak Tropis
Fakultas Peternakan (FP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar konferensi internasional tentang peningkatan produksi ternak tropis untuk ketahanan pangan, Senin (4/12/2023). (Foto : Istimewa)

LENSATENGGARA.COM, KENDARI – Fakultas Peternakan (FP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar konferensi internasional tentang peningkatan produksi ternak tropis untuk ketahanan pangan, Senin (4/12/2023).

Konferensi yang mengangkat tema “Inovasi Teknologi dalam Pengembangan Peternakan Tropis untuk Keberlanjutan Lingkungan dan Keamanan Pangan” ini dihadiri oleh 15 kampus dari luar negeri dan dalam negeri.

Dekan FP UHO, Ali Bain, mengatakan bahwa konferensi ini merupakan kegiatan rutin fakultas peternakan yang diadakan setiap dua tahun sekali.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun para peneliti, industri, dan dosen untuk mempresentasikan hasil-hasil riset dan inovasi terbarunya,” kata Ali Bain.

BACA JUGA :   Peringati HKN 2024, UHO Ingatkan Kembali Tiga Aspek Penilaian Mahasiswa

Ali Bain juga menjelaskan bahwa konferensi ini sebagai ajang silaturahmi bagi multi-stakeholder untuk merancang kolaborasi-kolaborasi dalam meningkatkan produksi ternak di Indonesia, khususnya Sultra.

“Tujuan utamanya adalah untuk menyambungkan networking antar-stakeholder dalam rangka membangun peternakan di Sultra,” tutur Ali Bain.

Dalam konferensi ini, pihak FP UHO menghadirkan pembicara dari lima negara, yaitu Polandia, Korea Selatan (Korsel), Malaysia, Amerika Serikat, dan Indonesia.

Selain itu, pihak FP UHO juga melakukan penandatanganan kerjasama bersama universitas dari luar negeri dalam hal kesepakatan kerja tentang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

BACA JUGA :   UHO Gelar Wisuda Perdana 2024, Kukuhkan 1.246 Alumni Gelombang Pertama

“Kami juga sudah berkomitmen dan beberapa universitas luar negeri ini siap menerima kita untuk kita magang di sana, mau penelitian atau belajar di sana,” kata Ali Bain.

Ali Bain berharap dengan kerjasama antar-universitas luar negeri, program akreditasi FP UHO menuju go internasional dapat tercapai.

“Jadi syarat akreditasi itu kita disyaratkan untuk go internasional jika mempunyai kerjasama dengan berbagai macam stakeholder atau kampus dari luar negeri,” kata Ali Bain.

Konferensi internasional ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan peternakan tropis di Indonesia, khususnya Sultra. (*)